• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 7 Mei, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Semangat Kartini Bersama BRI: Kisah Inspiratif Cokelatin, UMKM Lokal Menembus Pasar Global

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Mei 1, 2026
in ADVERTORIAL, EKONOMI, EKONOMI BISNIS, NEWS, UMKM
Reading Time: 3min read
Semangat Kartini Bersama BRI: Kisah Inspiratif Cokelatin, UMKM Lokal Menembus Pasar Global

Foto: Dok. BRI

302
SHARES
3.9k
VIEWS

JAKARTA– Semangat Kartini di masa kini tak pernah padam. Justru, nyalanya terus hidup melalui langkah berani para perempuan yang memperjuangkan mimpi, kemandirian, dan karyanya di berbagai bidang. Semangat itulah yang terasa kuat dalam gelaran Bazaar Srikandi Pertiwi, sebuah ajang yang diselenggarakan BRI dengan menghadirkan karya-karya perempuan pelaku UMKM yang terus tumbuh dan berdaya.

Momentum ini dihadirkan oleh BRI melalui program Rumah BUMN yang menyelenggarakan Bazar UMKM bertajuk “Srikandi Pertiwi”. Bazar tersebut menjadi ruang apresiasi bagi produk unggulan dari para pengusaha perempuan, sekaligus wujud nyata komitmen BRI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal agar mampu berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Di tengah kemeriahan bazar, kisah Cokelatin sukses mencuri perhatian. Bisnis cokelat artisan ini membuktikan bahwa dengan inovasi, kreativitas, serta dukungan pendampingan yang tepat, usaha skala kecil pun memiliki peluang untuk menembus pasar global.

Berdiri pada tahun 2016, Cokelatin didirikan oleh Irene Farriha. Menariknya, nama “Cokelatin” adalah perpaduan manis dari nama Irene dan Nugi, sang suami. Layaknya merawat anak sendiri, bisnis ini lahir dari rasa cinta dan harapan besar untuk memajukan potensi cokelat Nusantara.

BACA JUGA :  Berlangsung Hingga 2 Februari di ICE BSD, BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Bawa 1.000 UMKM Terbaik dan Hadirkan Hiburan dari Musisi Ternama

Perjalanan Irene bermula dari sebuah ketidaksengajaan. Saat masih berkarier di Event Organizer (EO), ia sering bersinggungan dengan para pelaku UMKM. Interaksi tersebut memantiknya untuk mencoba meracik minuman cokelat sendiri dan membawanya ke kantor. Tak disangka, racikan tersebut disukai banyak rekan kerjanya, hingga memantapkan keberanian Irene untuk menyeriusi dunia bisnis.

Demi menciptakan cokelat berkualitas premium dengan rasa yang pas, Irene sangat selektif dalam memilih bahan baku. Pilihan utamanya jatuh pada biji kakao Premium Grade 1 yang difermentasi secara ketat. Namun, yang membuat cokelat artisan ini istimewa adalah penggunaan varietas kakao langka bernama Javakrioyo asal Jawa Timur.

“Itu adalah salah satu varietas kakao langka yang jumlahnya cuma ada 5% di dunia,” jelas Irene dengan bangga. Konsistensi dalam menjaga kualitas baku dan Quality Control (QC) yang ketat membuat Cokelatin sukses menembus standar perhotelan bintang lima, membuktikan daya saing produk lokal yang sejajar dengan produk internasional lainnya.

Dalam menjalankan bisnis cokelat artisan ini, tantangan terbesar yang dihadapi Irene justru datang dari sisi edukasi pasar. Banyak konsumen perempuan menolak cokelat karena khawatir akan kenaikan berat badan. Irene secara konsisten mematahkan mitos tersebut melalui edukasi produk.

BACA JUGA :  Ganti Armada Pengangkut Sampah, Pemkot Tangsel Pesan Truk Khusus Bisa Tampung Lindi

Perjalanan Cokelatin untuk “naik kelas” dimulai saat Irene bergabung dengan Rumah BUMN Jakarta di bawah naungan BRI sejak 2018. Sebelumnya, ia hanya mengandalkan pemasaran melalui jaringan agen dan reseller dari kalangan ibu rumah tangga.

Tahun 2020 menjadi ujian terberat sekaligus titik balik. “Dulu dari awal berdiri saya tuh termasuk UMKM yang kurang melek teknologi. Kita tidak go online pada saat itu, makanya kita kehajar di COVID 2020,” aku Irene jujur.

Di tengah krisis tersebut, ia memutuskan untuk bangkit kembali dengan membenahi sistem bisnisnya secara total dengan bimbingan Rumah BUMN. Mulai dari membangun website resmi, mengoptimalkan Instagram, hingga merambah platform e-commerce.

“Dukungannya nyata, kami tidak hanya diajarkan upgrade ilmu, tapi juga benar-benar dibimbing dan didengarkan apa yang kami butuhkan,” tambahnya.

Dukungan BRI lebih dari sekadar teori digital. Cokelatin dilibatkan secara aktif dalam berbagai program BRI, seperti pelatihan BRI UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur setiap tahunnya. Pendampingan ini juga mencakup pameran rutin di BRI Pusat yang membantu memperkuat branding di pasar lokal.

Puncaknya terjadi pada tahun 2022, saat BRI memfasilitasi Cokelatin untuk tampil di pameran internasional Specialty Coffee Expo di Boston, Amerika Serikat. “Momen itu jadi batu loncatan luar biasa. Di sana kami berhasil mendapatkan pembeli dan mulai mengirim barang ekspor,” jelas Irene bangga

BACA JUGA :  Rayakan HUT ke-129, BRI Tawarkan Program Spesial BRIguna

Keberhasilan di kancah internasional ini tidak hanya mendongkrak omzet, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen lokal. Bagi Irene, pengalaman ekspor ini bukan sekadar soal angka penjualan, melainkan bukti bahwa produk lokal memiliki tempat di panggung dunia berkat pembinaan yang tepat.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan bahwa kehadiran Rumah BUMN bertujuan menjadi wadah kolaboratif bagi pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing bisnis.

Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk membantu UMKM memperluas jaringan serta menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Hingga saat ini, BRI telah membina 54 Rumah BUMN dan menyelenggarakan lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

“Banyak pelaku usaha yang semula hanya menjual produk di pasar lokal, kini telah memasarkan produknya secara daring bahkan menembus pasar ekspor. Ini menunjukkan bahwa pendampingan yang berkelanjutan dan akses ekosistem digital mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha” ujarnya.

Tags: BBRIBRIMantri BRIPemberdayaan perempuanRumah BUMN
Previous Post

Tantri Kotak Guncang Panggung May Day 2026 di Monas, Ribuan Buruh Ikut Bernyanyi

Next Post

Benarkah Kopi Baik untuk Jantung? Dokter Ungkap Fakta dan Batas Aman Minumnya

Related Posts

CNG Resmi Disiapkan Gantikan LPG, Distribusi Perdana Fokus di Pulau Jawa
NASIONAL

CNG Resmi Disiapkan Gantikan LPG, Distribusi Perdana Fokus di Pulau Jawa

Mei 7, 2026
2.9k
Kemenkes Selidiki Dugaan Kelelahan Kerja dalam Kematian Dokter Muda FK Unsri
DAERAH

Kemenkes Selidiki Dugaan Kelelahan Kerja dalam Kematian Dokter Muda FK Unsri

Mei 7, 2026
2.2k
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti Keberpihakan BRI Terhadap Ekonomi Kerakyatan yang Terstruktur
ADVERTORIAL

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti Keberpihakan BRI Terhadap Ekonomi Kerakyatan yang Terstruktur

Mei 7, 2026
3.9k
Tragedi Kereta di Bekasi Jadi Alarm Keras, Pengamat Desak Audit Total Sistem Keselamatan
MEGAPOLITAN

Tragedi Kereta di Bekasi Jadi Alarm Keras, Pengamat Desak Audit Total Sistem Keselamatan

Mei 7, 2026
2.2k
Kecelakaan Maut di Muratara, Bus ALS Diduga Hilang Kendali Saat Hindari Lubang
DAERAH

Kecelakaan Maut di Muratara, Bus ALS Diduga Hilang Kendali Saat Hindari Lubang

Mei 7, 2026
2.4k
Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper
FILM & MUSIK

Makna Lagu “Ancika” Ariel NOAH, OST Dilan 1997 yang Bikin Penonton Baper

Mei 7, 2026
2.8k
Next Post
Minum Kopi Sebelum Olahraga, Benarkah Bisa Tingkatkan Performa Tubuh?

Benarkah Kopi Baik untuk Jantung? Dokter Ungkap Fakta dan Batas Aman Minumnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com