JAKARTA – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) tengah menjadi sorotan publik setelah dugaan pelecehan seksual mencuat di media sosial X. Isu ini ramai diperbincangkan usai percakapan dalam grup WhatsApp yang diduga melibatkan sejumlah mahasiswa bocor ke publik.
Topik terkait FH UI bahkan sempat menjadi trending di X pada Senin, 13 April 2026. Kasus ini bermula dari unggahan akun @sampahfhui yang membongkar isi percakapan dalam grup tersebut.
“Sakit banget lihat ada grup chat anak FHUI yang tiap hari isinya ngelecehin dan objektifikasi perempuan. Lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas, ketua angkatan, bahkan ada yang lagi nyalon menjadi ketua pelaksana ospek,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga disertai tangkapan layar percakapan yang memicu gelombang kecaman dari warganet. Banyak pihak menilai perilaku tersebut tidak mencerminkan etika mahasiswa, terlebih berasal dari lingkungan akademik ternama.
“Inilah bukti ‘many people are educated but not well-mannered’. Kayak lu punya pendidikan yang bagus tetapi kalau kelakuan lo jelek tuh percuma. Sickkk. Semoga korban yang dimention di grup baik-baik aja dan dapet perlindungan dari UI,” tulis pengguna X lainnya.
Tak sedikit pula yang meragukan adanya tindakan tegas dari pihak kampus terhadap para terduga pelaku.
“Jujur skeptis mereka bakal dikasih sanksi yg bikin jera. Soalnya mereka kayanya berduit, mana mau drop out (DO) sumber duitnya,” tulis warganet lainnya.
Kasus ini memicu diskusi luas mengenai budaya pergaulan di lingkungan kampus serta pentingnya penegakan etika dan perlindungan terhadap korban pelecehan seksual.







