DELI SERDANG – Bencana tanah longsor menerjang permukiman warga di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa malam, 7 April. Peristiwa ini menghantam delapan rumah dan mengakibatkan lima orang meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, sementara satu warga berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Medan, BPBD Kabupaten Deli Serdang, serta personel Brimob Polda Sumatera Utara bersama relawan langsung bergerak melakukan pencarian sejak malam kejadian dengan bantuan alat berat. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah seluruh korban berhasil ditemukan secara bertahap.
Korban terakhir ditemukan pada Rabu pagi sekitar pukul 06.40 WIB dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pancur Batu, Deli Serdang. Dari total korban yang ditemukan, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang selamat dari timbunan longsor.
Kelima korban meninggal dunia diketahui bernama Gobal (39), Rizki Sembiring (14), Boy Simorangkir (48), Jamilah Ginting (49), dan Rosilawati Ginting (48). Sementara itu, korban selamat adalah Sehat Tarigan (70).
Kepala Basarnas Medan, Hery Marantika, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Ia menyebutkan bahwa tim sempat melakukan asesmen awal pada dini hari dan menemukan para korban secara bertahap hingga proses evakuasi selesai.
Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga menyebabkan kerusakan pada delapan rumah warga. Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan sterilisasi lokasi karena adanya potensi longsor susulan dari bagian tebing yang belum stabil.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumatera Utara, Rantau Isnur Eka, mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 200 personel untuk membantu pembersihan material longsor serta mendukung warga dalam mencari barang-barang yang masih bisa diselamatkan.







