TANGERANG SELATAN – Kebijakan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) dari pemerintah membawa angin segar bagi para pengemudi ojek online (ojol) menjelang Lebaran 2026. Program ini sebenarnya sudah mulai diterapkan sejak Ramadan 2025 dan kembali diberikan tahun ini untuk membantu para mitra pengemudi.
Salah satu pengemudi ojol, Sujianto (38), mengaku sangat bersyukur karena kembali menerima BHR dari pihak aplikator. Ia mengatakan bonus tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan rencananya akan digunakan untuk membeli susu bagi anaknya.
“Alhamdulillah dapat BHR tahun ini. Uangnya mau dipakai untuk beli susu anak,” ujar Sujianto di Jakarta, dikutip Selasa, 10 Maret.
Ia juga berharap program BHR dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang demi meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi. Sujianto turut menyampaikan terima kasih kepada Prabowo Subianto yang dinilainya memberikan perhatian terhadap para driver ojol.
Pengemudi lainnya, Indra Pradana, juga merasakan manfaat dari kebijakan tersebut. Menurutnya, tambahan pendapatan dari BHR sangat membantu meringankan kebutuhan menjelang Hari Raya.
Hal serupa diungkapkan Wuru Apriyanto (40). Ia berencana memanfaatkan dana BHR untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.
Sebagai informasi, pemerintah memastikan bahwa pengemudi ojol dan kurir tetap mendapatkan Bonus Hari Raya pada Lebaran 2026. Besaran bonus yang diberikan mencapai 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir.
BHR tersebut dijadwalkan cair paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.
Tahun ini, jumlah penerima BHR mencapai sekitar 850 ribu mitra pengemudi. Total dana yang disalurkan aplikator juga mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar Rp110 miliar pada 2025 menjadi Rp220 miliar pada 2026.







