• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Membuat Hormon Stres Kortisol Naik

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Maret 10, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Membuat Hormon Stres Kortisol Naik
220
SHARES
2.6k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Hormon kortisol sering disebut sebagai hormon stres karena berperan dalam membantu tubuh merespons tekanan, baik secara fisik maupun emosional. Dalam kadar yang normal, hormon ini memiliki fungsi penting, mulai dari mengatur metabolisme, menjaga tekanan darah, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh.

Namun tanpa disadari, sejumlah kebiasaan sehari-hari justru dapat memicu peningkatan hormon kortisol. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini bisa memengaruhi keseimbangan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang dapat memicu naiknya hormon stres tersebut.

1. Tidak sarapan atau terlalu lama menunda makan
Melewatkan sarapan kerap dianggap hal biasa. Padahal, kebiasaan ini bisa memicu peningkatan hormon kortisol. Setelah berpuasa semalaman, tubuh memerlukan asupan energi. Ketika makanan tidak segera masuk, tubuh menganggapnya sebagai bentuk tekanan atau stres.

BACA JUGA :  Lokasi SIM Keliling Tangsel 20 Oktober 2025

Para ahli endokrinologi yang dikutip dari Health menjelaskan bahwa dalam kondisi tersebut tubuh akan meningkatkan produksi kortisol untuk menjaga kadar gula darah dan energi tetap stabil. Akibatnya, kebiasaan tidak sarapan bisa membuat tubuh berada dalam kondisi stres ringan sepanjang hari.

2. Diet yang terlalu ketat
Pola diet dengan pembatasan kalori yang terlalu ekstrem juga dapat memicu produksi hormon stres. Tubuh membutuhkan energi yang cukup agar berbagai proses biologis berjalan normal.

Jika asupan kalori terlalu sedikit, tubuh menganggapnya sebagai ancaman terhadap ketersediaan energi. Respons yang muncul adalah aktivasi sistem stres, sehingga produksi hormon kortisol meningkat untuk membantu tubuh mempertahankan cadangan energi.

3. Olahraga terlalu berat tanpa istirahat cukup
Berolahraga memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, latihan dengan intensitas terlalu tinggi tanpa waktu pemulihan yang cukup justru dapat meningkatkan hormon kortisol.

BACA JUGA :  Bukan Sekadar Hiburan, Hobi Bisa Menjadi Pemulih Mental dari Stres Kerja

Aktivitas fisik berat dianggap sebagai bentuk stres bagi tubuh, sehingga hormon stres dilepaskan sebagai respons alami. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Endocrinological Investigation pada 2012 menunjukkan bahwa olahraga intens dalam waktu lama dapat meningkatkan kadar kortisol. Tanpa pemulihan yang memadai, tubuh bisa menjadi lebih mudah lelah dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

4. Peradangan dalam tubuh
Peradangan kronis juga dapat berkaitan dengan tingginya kadar kortisol. Ketika tubuh mengalami inflamasi, sistem kekebalan bekerja lebih aktif untuk melawannya.

Dalam proses tersebut, hormon kortisol dilepaskan untuk membantu mengendalikan respons peradangan. Namun jika inflamasi berlangsung dalam jangka panjang, kadar hormon ini bisa tetap tinggi dan berdampak pada kondisi kesehatan secara keseluruhan.

5. Kecemasan yang berlangsung lama
Rasa cemas yang berkepanjangan dapat membuat sistem stres tubuh terus aktif. Saat seseorang merasa khawatir atau tertekan, otak mengirimkan sinyal ke kelenjar adrenal untuk memproduksi hormon kortisol.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Minta Orang Tua Murid Tak Terpaku Sekolah Negeri

Penelitian dari Harvard Medical School menyebutkan bahwa stres psikologis yang berlangsung lama dapat mempertahankan kadar kortisol pada tingkat tinggi. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas tidur, tingkat energi, hingga kesehatan mental.

6. Kebiasaan selalu terburu-buru
Sering merasa dikejar waktu atau terbiasa melakukan segala sesuatu dengan terburu-buru juga bisa memicu peningkatan hormon kortisol. Kondisi ini membuat tubuh terus berada dalam keadaan siaga seolah menghadapi ancaman.

Walaupun terlihat sepele, stres kecil yang terjadi berulang dapat mengaktifkan respons “fight or flight”. Jika terjadi terus-menerus, tubuh akan memproduksi hormon kortisol lebih tinggi dari yang dibutuhkan.

Tags: Hormon kortisolpenyebab stress
Previous Post

Program Taman Hijau RW 05 Tulang Kuning sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Ekologis Warga

Next Post

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 9,5 Ton Daging Beku Kedaluwarsa di Tangerang Jelang Lebaran

Related Posts

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.3k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 9,5 Ton Daging Beku Kedaluwarsa di Tangerang Jelang Lebaran

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 9,5 Ton Daging Beku Kedaluwarsa di Tangerang Jelang Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com