• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

HAPPI Soroti Sistem Pangan Akuatik, Laut Sehat Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Maret 1, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 3min read
HAPPI Soroti Sistem Pangan Akuatik, Laut Sehat Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional

Ketua Umum HAPPI, Muh Rasman Hanafi. Foto: Istimewa

227
SHARES
2.8k
VIEWS

JAKARTA – Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia (HAPPI) menegaskan pentingnya transformasi sistem pangan nasional dengan menempatkan pangan akuatik dan kesehatan laut sebagai fondasi utama ketahanan pangan Indonesia.

Dalam dokumen kajian yang dipaparkan Ketua Umum HAPPI, Muh. Rasman Manafi, sistem pangan tidak hanya dimaknai sebagai produksi makanan, tetapi mencakup seluruh rantai pasok dari produksi, distribusi, pengolahan, hingga konsumsi, serta dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan. Konsep ini sejalan dengan Dashboard Sistem Pangan Indonesia yang dikembangkan Bappenas.

Menurut HAPPI, sistem pangan modern harus memenuhi tiga prinsip utama yakni berkelanjutan, tangguh (resilien), dan inklusif. Berkelanjutan berarti mampu menyediakan pangan bergizi tanpa merusak lingkungan dan mengorbankan generasi mendatang. Tangguh berarti mampu menyerap guncangan seperti krisis iklim, pandemi, maupun konflik global. Sementara inklusif memastikan nelayan kecil, perempuan, masyarakat adat, dan pelaku usaha skala mikro tidak tertinggal dalam rantai ekonomi pangan.

Pangan Akuatik Jadi Pilar Strategis

BACA JUGA :  Kasihan Subki, Pemuda asal Lebak yang Dirantai Keluarganya karena Sering Ngamuk

Indonesia memiliki potensi besar di sektor pangan akuatik. Produksi ikan nasional tercatat mencapai 13,67 juta ton untuk mendukung angka konsumsi ikan sebesar 25,31 kilogram per kapita per tahun pada 2024. Bahkan, kontribusi sektor perikanan terhadap PDB nasional mencapai 2,51 persen dengan nilai ekspor produk perikanan sebesar USD 5,95 miliar serta menyerap sekitar 7,5 juta tenaga kerja.

Data Susenas 2018 juga menunjukkan protein ikan menyumbang 52,7 persen asupan protein hewani masyarakat Indonesia, lebih tinggi dibandingkan daging, telur, dan susu. Selain itu, jejak karbon pangan akuatik relatif lebih rendah dibandingkan komoditas protein lainnya, sehingga dinilai lebih ramah terhadap isu perubahan iklim.

Namun di balik potensi tersebut, HAPPI menyoroti sejumlah paradoks. Indonesia masih mengekspor ikan dalam bentuk mentah, mengimpor garam dan sejumlah produk perikanan, serta menghadapi persoalan kesejahteraan nelayan yang rentan miskin. Kesenjangan ini dinilai sebagai dampak lemahnya hilirisasi, penguasaan armada dan teknologi oleh pihak asing, serta tata kelola yang belum optimal.

BACA JUGA :  Termasuk SYL, Dua Eks Pejabat Kementan Juga akan Diperiksa Hari Ini

Laut Sehat, Ketahanan Pangan Kuat

HAPPI menegaskan tidak ada keberlanjutan pangan akuatik tanpa laut yang sehat. Kesehatan laut berperan dalam menjamin ketersediaan stok ikan, melindungi pesisir, menyerap karbon, serta menopang mata pencaharian masyarakat.

Beberapa indikator kesehatan laut yang disorot antara lain status stok ikan berkelanjutan, luas mangrove dan terumbu karang, kualitas air laut, hingga praktik penangkapan ramah lingkungan. Skor Ocean Health Index (OHI) untuk Food Provision Indonesia yang berada di angka 24 menunjukkan pengelolaan perikanan dinilai belum berkelanjutan. Sementara skor Fishing Opportunities turun dari 93 menjadi 72 akibat praktik illegal, unreported, and unregulated (IUU) fishing serta konflik pemanfaatan ruang laut.

Selain aspek ketersediaan, dimensi akses dan pemanfaatan juga menjadi perhatian. Pendapatan nelayan, infrastruktur logistik, keamanan pangan hasil laut, hingga prevalensi stunting di wilayah pesisir menjadi indikator penting keberhasilan sistem pangan akuatik.

BACA JUGA :  Diduga Segel Dirusak oleh Pihak Grand TJA Residence, Satpol-PP Tangsel Buat LP ke Polres

Rekomendasi Kebijakan Strategis

Dokumen tersebut juga memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang tengah dijalankan pemerintah, mulai dari perluasan kawasan konservasi laut hingga 30 persen wilayah perairan, pengembangan akuakultur berkelanjutan, program Kampung Nelayan Merah Putih, hingga Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).

Ke depan, HAPPI mendorong tiga langkah prioritas, yakni penghentian impor ikan dan garam yang tidak perlu guna mencapai swasembada dalam 2–3 tahun, pembangunan industri pengolahan ikan skala besar berbasis BUMN dan koperasi untuk meningkatkan nilai tambah, serta penguatan penguasaan armada dan teknologi nasional agar 70 persen produksi dikuasai dalam 10 tahun ke depan.

Dengan pendekatan sistem pangan yang terintegrasi dan tata kelola laut yang berkelanjutan, HAPPI optimistis Indonesia dapat keluar dari paradoks sebagai negara maritim kaya sumber daya namun belum sepenuhnya berdaulat dalam pangan laut.

Tags: happiHimpunan Ahli Pengelolaan Pesisir IndonesiaKetahanan Pangan NasionalLaut sehatSistem Pangan Akuatik
Previous Post

Awal Maret 2026, Harga BBM Kompak Naik! Cek Tarif Terbaru di SPBU Vivo dan Pertamina

Next Post

Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Jamaah Umrah RI Berisiko Tertahan di Bandara

Related Posts

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital
NASIONAL

Hari Santri 2026, Kemenag Luncurkan 5 Program Prioritas: Ada Satgas Anti-Kekerasan hingga Dakwah Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Latih Ibu-Ibu Manfaatkan AI, Gandeng Pakar Teknologi Onno W. Purbo

Oktober 22, 2026
2.4k
Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan
ADVERTORIAL

Tumbuh dari Usaha Sederhana, BRILink Agen Nilam Sari Kini Kelola 15 Gerai di Medan

Oktober 22, 2026
2.4k
Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor
NASIONAL

Konten Karhutla Hilang di Meta dan TikTok? Warga Silakan Lapor

Oktober 22, 2026
2.4k
hujan ringan
TANGERANG SELATAN

Cuaca Tangsel Kamis 22 Oktober: 6 Kecamatan Hujan Ringan, Setu Perlu Waspada

Oktober 22, 2026
2.4k
Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
Next Post
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Jamaah Umrah RI Berisiko Tertahan di Bandara

Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Jamaah Umrah RI Berisiko Tertahan di Bandara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com