• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Nasi vs Roti: Mana Pilihan Karbohidrat Sehat Menurut Ahli Gizi

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Februari 18, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 3min read
Nasi vs Roti: Mana Pilihan Karbohidrat Sehat Menurut Ahli Gizi
123
SHARES
2.2k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Bagi banyak orang, menentukan pilihan antara nasi dan roti bukan perkara mudah. Keduanya sama-sama makanan pokok yang akrab sejak kecil dan sering memicu perdebatan: nasi dianggap lebih ringan di perut, sementara roti dinilai lebih mengenyangkan. Seiring meningkatnya perhatian terhadap kesehatan pencernaan dan upaya menurunkan berat badan, pertanyaan ini pun makin relevan—mana yang sebenarnya lebih baik?

Dari sisi pencernaan, nasi kerap disebut lebih ramah lambung. Ahli gizi Pooja Makhija menjelaskan bahwa nasi putih lebih cepat dan mudah dicerna karena tidak memiliki lapisan dedak yang kaya serat. Karena itu, nasi cenderung terasa ringan, terutama bagi mereka yang sering mengalami asam lambung, perut kembung, atau gangguan pencernaan. “Nasi lebih cepat terurai sehingga tidak membebani kerja sistem pencernaan,” ujarnya, dikutip dari NDTV Food.

Sebaliknya, roti berbahan gandum utuh mengandung serat yang lebih tinggi. Serat ini bermanfaat untuk kesehatan usus dan membantu melancarkan buang air besar. Namun, kandungan serat tersebut juga membuat roti dicerna lebih lambat dan bertahan lebih lama di lambung. Bagi sebagian orang, efeknya adalah rasa kenyang yang lebih lama. Tetapi bagi mereka yang memiliki pencernaan sensitif, roti justru bisa terasa berat.

BACA JUGA :  HUT Ke-78 Bhayangkara, Polsek Legok Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Soal gula darah, anggapan bahwa nasi selalu lebih cepat menaikkan kadar glukosa tidak sepenuhnya tepat. Sebuah studi tahun 2020 dalam Indian Journal of Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa indeks glikemik nasi putih dan roti gandum berada pada kisaran yang relatif mirip—terutama bila dikonsumsi dalam porsi wajar. Para ahli menekankan, faktor penentu utamanya bukan hanya jenis karbohidrat, melainkan ukuran porsi, kombinasi makanan (sayur, protein, lemak sehat), serta cara pengolahan.

Roti memang unggul dari sisi serat yang membantu memperlambat penyerapan glukosa. Namun, nasi memiliki kelebihan lain: bebas gluten secara alami dan umumnya lebih mudah ditoleransi oleh banyak orang. Dalam konteks penurunan berat badan, Pooja Makhija menegaskan bahwa nasi maupun roti tidak otomatis menyebabkan kenaikan berat badan. Kunci diet tetap terletak pada total asupan kalori, kebiasaan makan, dan kontrol porsi—bukan menghindari karbohidrat sepenuhnya.

BACA JUGA :  Benarkah Karbohidrat Harus Dihindari? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Sebagian orang merasa lebih kenyang setelah makan roti sehingga keinginan ngemil berkurang. Di sisi lain, ada juga yang justru lebih nyaman mencerna nasi dan akhirnya makan lebih sedikit karena perut terasa ringan. Konsumsi berlebihan—baik nasi maupun roti—terutama tanpa cukup sayur dan protein, tetap dapat menghambat penurunan berat badan.

Ahli gizi Rashi Chowdhary menambahkan, nasi putih bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai bagi sebagian orang, khususnya mereka yang memiliki masalah pencernaan seperti IBS, PCOS, sering kembung, atau sensitif terhadap gluten. Dipadukan dengan sayuran, kacang-kacangan, atau yoghurt, nasi dapat menjadi menu seimbang tanpa membebani usus. Penambahan protein dan lemak sehat juga membantu menjaga kestabilan gula darah.

BACA JUGA :  Dapatkan Lima Manfaat Ini Bila Rutin Minum Teh Serai di Pagi Hari

Sementara itu, roti lebih cocok bagi mereka dengan pencernaan yang kuat, membutuhkan asupan serat lebih tinggi, dan menginginkan pelepasan energi yang lebih lambat. Kandungan seratnya membantu kesehatan usus dan memberikan rasa kenyang lebih lama—terutama bila dikonsumsi di pagi hari saat sistem pencernaan bekerja optimal.

Tips mengonsumsi nasi atau roti agar tetap sehat:

  • Jaga porsi agar tidak berlebihan

  • Kombinasikan dengan sayuran dan sumber protein

  • Hindari makan terlalu larut malam

  • Kunyah perlahan dan makan dengan penuh kesadaran

Pada akhirnya, para ahli sepakat: keseimbangan dalam satu piring jauh lebih penting daripada sekadar memilih nasi atau roti.

Tags: Karbohidratsumber karbohidrat
Previous Post

Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pemprov Banten Prioritaskan Penanganan Enam Ruas Jalan Menuju Jalur Wisata

Next Post

Gempa M 4,8 Guncang Perairan Pangandaran Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Bandung

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Gempa M 4,8 Guncang Perairan Pangandaran Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Bandung

Gempa M 4,8 Guncang Perairan Pangandaran Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com