BOGOR – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite di SPBU 34.16316, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, mulai Jumat, 13 Februari 2026. Langkah ini diambil menyusul viralnya dugaan BBM tercampur air di SPBU tersebut.
Isu tersebut mencuat setelah beredar sejumlah video di media sosial yang memperlihatkan cairan diduga air keluar dari tangki kendaraan usai mengisi BBM. Selain itu, sejumlah konsumen melaporkan kendaraan mereka mengalami mogok hingga kerusakan setelah mengisi Pertalite di lokasi tersebut.
Menindaklanjuti keluhan konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional JBB bersama pengelola SPBU membuka posko pengaduan di area SPBU. Posko ini difungsikan untuk menerima laporan langsung sekaligus melakukan pendataan terhadap konsumen yang terdampak. Hingga saat ini, seluruh laporan yang masuk disebut telah ditangani.
Adapun penanganan yang diberikan meliputi pengurasan dan penggantian BBM pada kendaraan konsumen, serta perbaikan atau servis kendaraan yang mengalami kerusakan. Pengelola SPBU menyatakan bertanggung jawab penuh atas penyelesaian seluruh keluhan konsumen.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan penghentian sementara penyaluran Pertalite merupakan langkah antisipatif. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap infrastruktur dan proses operasional SPBU guna memastikan penyebab kejadian serta menjamin kualitas BBM sesuai standar.
“Kami menginstruksikan penghentian sementara penyaluran Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang sebagai langkah antisipasi. Saat ini kami bersama pengelola SPBU tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan proses operasional untuk memastikan kualitas produk sesuai standar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin, 16 Februari.
Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keandalan distribusi BBM kepada masyarakat. Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan keluhan terkait kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 atau email resmi perusahaan agar dapat segera ditindaklanjuti.







