JAKARTA- Rangkaian kegiatan budaya, ekonomi kreatif, hingga pertunjukan seni akan mewarnai gelaran Imlek Festival 2026. Agenda ini dirancang untuk menghadirkan harmoni budaya sekaligus memperkuat semangat persatuan masyarakat Indonesia.
Dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Imlek Festival 2026 mengusung konsep inklusif lintas budaya dan agama. Tahun ini, perayaan Imlek juga bertepatan dengan Ramadan sehingga diharapkan semakin memperkuat toleransi sosial di tengah masyarakat.
Sebagian besar kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Banteng, ruang publik yang dikenal sebagai simbol kebangsaan dan berada di pusat Jakarta. Lokasi ini dinilai representatif untuk perayaan budaya berskala nasional.
Selain menjadi ajang budaya, festival ini juga diarahkan untuk mendorong ekonomi rakyat melalui partisipasi UMKM. Beragam aktivitas publik diharapkan mampu menarik minat masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata.
Rangkaian Kegiatan Imlek Festival 2026
1. Festival Lentera (13 Februari–3 Maret 2026)
Festival ini menampilkan instalasi lampion di ruang publik sebagai simbol cahaya, harapan, dan harmoni. Atraksi lentera memadukan tradisi Tionghoa dengan elemen budaya Nusantara.
2. Pasar Kuliner, Seni, dan Kreatif (22 Februari–1 Maret 2026)
Pasar rakyat menghadirkan ratusan stan UMKM dengan ragam kuliner, produk kreatif, dan karya seni. Bertepatan dengan Ramadan, lokasi ini juga diharapkan menjadi pilihan masyarakat untuk berburu takjil dan berbuka puasa.
3. Museum Terbuka Akulturasi Budaya Tionghoa (22 Februari–1 Maret 2026)
Pameran budaya ini menampilkan artefak sejarah, seni visual, serta instalasi interaktif mengenai akulturasi budaya Tionghoa di Indonesia. Pengunjung dapat melihat bagaimana tradisi Imlek berkembang sebagai bagian dari budaya nasional.
4. Parade Imlek Nusantara (28 Februari 2026)
Kirab budaya menghadirkan pertunjukan barongsai, liong, kostum tradisional, serta seni akulturasi dari berbagai daerah. Parade ini menjadi simbol ekspresi keberagaman budaya Indonesia.
5. Puncak Perayaan Imlek Nasional (28 Februari 2026)
Acara puncak akan dimeriahkan pertunjukan seni berskala besar dengan atraksi barongsai massal, musik, tari tradisional, serta penampilan seniman nasional. Momentum ini menegaskan pesan persatuan melalui perayaan budaya.
Imlek Festival 2026 diharapkan menjadi ruang temu masyarakat lintas budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif. Perayaan ini juga menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia.







