TANGERANG SELATAN – Program Mudik Gratis BUMN 2026 kembali digelar oleh Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama BPI Danantara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Tahun ini, program tersebut menargetkan lebih dari 100.000 pemudik dengan melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak usahanya. Berbagai moda transportasi disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Mulai dari angkutan darat, laut, hingga kereta api.
Secara rinci, lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan sekitar 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik diberangkatkan dengan 42 kapal laut.
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara, Tedi Bharata mengatakan pelepasan peserta bus (flag off) dijadwalkan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, 17 Maret 2026.
“Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat,” jelas Tedi Bharata dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (14/2/2026).
“Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” sambungnya.
Tedi menambahkan, jumlah peserta dan cakupan wilayah pada 2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor BUMN yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan.







