JAKARTA– Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan mengundang Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).
Kabar tersebut dibenarkan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto Abdul Hakim di Kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat.
Prof Sudarnoto mengatakan undangan Presiden Prabowo ditujukan kepada 64 tokoh pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan pengasuh pondok pesantren.
“Insyaallah yang hadir atas nama MUI ada dua, yakni Ketua Umum KH Anwar Iskandar dan Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan,” kata Prof Sudarnoto dilansir dari laman MUI Digital.
Selain itu, ia menyebut tokoh MUI lain yang turut diundang adalah Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, serta Ketua MUI Bidang Ukhuwah KH Zaitun Rasmin yang juga menjabat Ketua Umum Wahdah Islamiyah.
Menurut Prof Sudarnoto, pertemuan tersebut akan membahas rencana bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace. Ia menyambut baik langkah Presiden Prabowo yang mengundang puluhan tokoh Islam untuk berdialog secara langsung.
“Pertemuan ini sangat bagus. Presiden akan mendengarkan masukan dari para tokoh, termasuk tokoh MUI. Harapannya, pertemuan ini menghasilkan sikap yang konstruktif untuk kepentingan nasional maupun kepentingan Palestina,” ujarnya.
Ia menilai komunikasi terbuka perlu dibangun agar polemik pro dan kontra terkait Board of Peace tidak terus berlanjut di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Prof Sudarnoto mengingatkan bahwa Indonesia memiliki dua misi utama terkait Palestina, yakni mendukung kemerdekaan Palestina dan menghapus segala bentuk penjajahan.
“Dua misi ini jangan sampai dilupakan,” tegasnya.
Sebelumnya, beredar kabar undangan Presiden Prabowo tertanggal Senin, 2 Februari 2026, yang memuat daftar pejabat dan tokoh yang diundang dalam acara silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan pimpinan ormas Islam.
Dalam daftar tersebut juga tercantum lima menteri yang akan mendampingi Presiden Prabowo, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.







