• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

BMKG Bantah OMC Jadi Bom Waktu, Tegaskan Modifikasi Cuaca Aman

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Januari 30, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
BMKG Bantah OMC Jadi Bom Waktu, Tegaskan Modifikasi Cuaca Aman

Ilustrasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) oleh BMKG (Foto: BMKG)

225
SHARES
2.9k
VIEWS

JAKARTA- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali menjadi sorotan publik seiring potensi cuaca ekstrem yang mengancam Jakarta dan wilayah sekitarnya. Menyikapi berbagai narasi di media sosial, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meluruskan sejumlah klaim yang dinilai tidak memiliki dasar ilmiah.

BMKG menegaskan anggapan bahwa OMC berisiko menjadi “bom waktu” jika dilakukan secara berulang merupakan klaim keliru dan berpotensi menyesatkan publik. Dalam keterangan pers yang disampaikan Rabu (28/1/2026), BMKG menyebut sejumlah narasi menyatakan OMC dapat memicu cuaca tidak stabil, membentuk cold pool atau kolam udara dingin, hingga memindahkan hujan yang berujung banjir besar.

Menurut BMKG, narasi tersebut justru dapat menimbulkan rasa aman semu dan mengaburkan upaya mitigasi bencana yang seharusnya dilakukan secara komprehensif.

Terkait fenomena cold pool, BMKG menegaskan bahwa hal tersebut merupakan proses meteorologi alami. Cold pool terbentuk akibat hujan yang menguap di bawah awan badai, sehingga menghasilkan massa udara dingin yang jatuh ke permukaan.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Hujan bakal Turun Sore Hari

BMKG menilai keliru jika cold pool dikaitkan sebagai dampak berbahaya dari OMC. Pasalnya, teknik penyemaian awan tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya bekerja pada awan yang telah terbentuk secara alami.

BMKG juga membantah anggapan bahwa OMC dapat memicu cuaca tidak stabil atau memindahkan hujan ke wilayah lain. Dalam pelaksanaannya, OMC dilakukan melalui dua pendekatan, yakni menyemai awan di wilayah perairan agar hujan turun di laut, serta melemahkan pertumbuhan awan di daratan untuk menekan potensi hujan ekstrem.

Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memastikan bahwa operasi modifikasi cuaca tidak merusak ekosistem lingkungan. Ia menegaskan bahan kimia yang digunakan dalam proses penyemaian awan tidak menurunkan kualitas air permukaan secara signifikan.

BACA JUGA :  Rosalia Indah Kecelakaan di Tol Semarang-Batang KM 370, Tujuh Orang Meninggal Dunia

Faisal menjelaskan seluruh material penyemaian awan telah melalui kajian ilmiah yang mendalam dan dinyatakan aman bagi lingkungan. Bahan yang digunakan, seperti garam dapur dan kapur tohor, dinilai tidak memberikan dampak negatif yang berarti.

“Perlu kami sampaikan bahwa modifikasi cuaca pada dasarnya tidak membahayakan. Kegiatan ini aman untuk dilakukan,” ujar Faisal di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, tim teknis BMKG secara berkala memantau kondisi badan air di sekitar lokasi operasi guna memastikan keamanan bagi masyarakat.

BMKG menekankan bahwa banjir pada dasarnya lebih dipengaruhi oleh daya dukung lingkungan, termasuk berkurangnya daerah resapan air. Hilangnya ratusan situ di wilayah Jabodetabek dalam beberapa dekade terakhir turut meningkatkan risiko banjir.

Karena itu, penataan lingkungan dinilai tetap menjadi kunci utama dalam mitigasi banjir. Sementara Operasi Modifikasi Cuaca berperan sebagai langkah pendukung dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Seluruh Wilayah Hujan Ringan

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama DPRD DKI telah menyiapkan anggaran sebesar Rp31 miliar untuk pelaksanaan OMC sepanjang tahun 2026. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan mengatakan anggaran tersebut dihitung untuk kebutuhan satu tahun penuh.

“Kita sudah kalkulasikan sepanjang tahun itu Rp31 miliar,” ujar Yohan.

Awalnya, anggaran OMC hanya dialokasikan sebesar Rp7 miliar. Namun jumlah tersebut ditambah berdasarkan rekomendasi BMKG seiring potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi sepanjang 2026.

“Berdasarkan BMKG, pada 2026 ada kecenderungan-kecenderungan tertentu, sehingga anggaran OMC ditambah,” katanya.

Yohan menambahkan, OMC ke depan tidak hanya direncanakan untuk musim hujan, tetapi juga musim kemarau dengan metode yang berbeda.

Tags: BMKGModifikasi Cuaca
Previous Post

Banjir Setinggi 1,7 Meter Rendam Kebon Pala Jaktim, Ratusan Warga Mengungsi

Next Post

Akhirnya Terungkap! Denada Akui Ressa Rizky Rosano sebagai Anak Kandung

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Akhirnya Terungkap! Denada Akui Ressa Rizky Rosano sebagai Anak Kandung

Akhirnya Terungkap! Denada Akui Ressa Rizky Rosano sebagai Anak Kandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com