TANGERANG SELATAN – Anggapan bahwa vitamin dan suplemen dapat dikonsumsi kapan saja masih banyak dipercaya masyarakat. Padahal, sejumlah jenis suplemen justru tidak dianjurkan diminum pada pagi hari karena dapat mengganggu penyerapan nutrisi hingga memicu keluhan kesehatan.
Beberapa suplemen diketahui kurang optimal diserap tubuh jika dikonsumsi saat perut kosong atau bersamaan dengan minuman seperti kopi. Berikut jenis suplemen yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi pada pagi hari.
Zat Besi
Suplemen zat besi tidak disarankan dikonsumsi di pagi hari, terutama saat perut kosong. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti mual hingga muntah. Selain itu, mengombinasikan suplemen zat besi dengan menu sarapan yang sudah kaya zat besi berisiko menyebabkan sembelit.
Konsumsi kopi di pagi hari juga sebaiknya tidak dibarengi dengan minum suplemen zat besi. Ahli gizi Cheryl Mussatto menjelaskan bahwa kopi mengandung polifenol berupa asam klorogenik yang dapat mengikat zat besi selama proses pencernaan, sehingga menghambat penyerapannya oleh tubuh.
Vitamin A
Vitamin A termasuk suplemen yang tidak ideal dikonsumsi pagi hari tanpa asupan makanan berlemak. Tanpa lemak, tubuh tidak dapat menyerap vitamin A secara maksimal. Padahal, vitamin larut lemak ini berperan penting dalam menjaga kesehatan mata serta memiliki sifat antioksidan yang membantu mencegah peradangan.
Magnesium
Suplemen magnesium, terutama magnesium glisinat, juga tidak dianjurkan diminum pada pagi hari. Magnesium lebih efektif dikonsumsi pada malam hari karena berperan dalam membantu kualitas tidur.
Studi pada 2024 menunjukkan bahwa magnesium berperan dalam mengatur asam gamma-aminobutirat (GABA), senyawa yang menenangkan sistem saraf dan membantu otot menjadi lebih rileks, sehingga mendukung tidur yang lebih nyenyak dan berkualitas.







