DI era pendidikan modern, kecerdasan emosional menjadi kemampuan yang tidak kalah penting dibandingkan kecerdasan akademik. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Kecerdasan Emosional untuk Membangun Karakter dan Percaya Diri” di SMK Yapan Indonesia.
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali emosi, membangun karakter, dan menumbuhkan rasa percaya diri sebagai bekal siap menghadapi dunia kerja.
Pelatihan yang digelar pada 23 September 2025 ini berlangsung dengan bimbingan langsung dari Dosen Pembimbing PKM, yaitu Bapak Muhamad Badru Zaman, S.E., M.M.. Beliau berperan memastikan kegiatan berjalan terarah, sistematis, dan memberikan manfaat maksimal baik bagi siswa maupun tim mahasiswa. Kehadiran pembimbing ini menambah nilai akademik dan kredibilitas pelatihan, sekaligus menjadi pendukung utama dalam kelancaran seluruh rangkaian acara.

Sementara itu, materi pelatihan disampaikan oleh dua pemateri utama, yakni Ananda Dina Nur Fatihah dan Kyla Zahra, mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang yang bertindak sebagai fasilitator. Keduanya menyampaikan materi dengan gaya yang energik, komunikatif, dan mudah dipahami oleh siswa. Melalui berbagai aktivitas interaktif seperti diskusi kelompok, simulasi, permainan peran, hingga latihan public speaking, membuat suasana pelatihan menjadi hidup dan mendorong siswa untuk berani berpendapat.
Materi diawali dengan pengenalan konsep dasar kecerdasan emosional yang meliputi kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Penyampaian materi dilakukan dengan contoh-contoh nyata yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga mereka dapat memahami bagaimana cara mengelola emosi dalam situasi sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pelatihan kemudian berlanjut pada pembentukan karakter. Siswa diajak mengeksplorasi nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, serta empati. Melalui permainan peran dan studi kasus, mereka belajar tentang pentingnya karakter kuat sebagai fondasi menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial yang semakin kompleks.
Sesi peningkatan percaya diri menjadi bagian yang paling diminati oleh peserta. Banyak siswa yang awalnya pemalu mulai berani menunjukkan kemampuan mereka dalam latihan berbicara di depan umum. Dengan dukungan dan panduan dari pemateri, siswa merasa lebih percaya diri dan mampu melihat potensi diri yang sebelumnya tidak mereka sadari. Momen ini menjadi salah satu pencapaian penting dari kegiatan PKM.
Kegiatan PKM ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Kepala Sekolah SMK Yapan Indonesia, Bapak Nana Maulana, S.P.. Beliau menyampaikan bahwa pelatihan kecerdasan emosional sangat relevan bagi siswa SMK yang kelak akan terjun ke dunia kerja. Menurutnya, kemampuan mengelola emosi, berkomunikasi, dan memiliki karakter kuat sama pentingnya
dengan kemampuan teknis yang diajarkan di sekolah. Beliau pun berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Bagi mahasiswa Universitas Pamulang, kegiatan PKM ini tidak hanya menjadi kewajiban akademik, tetapi juga pengalaman berharga dalam menerapkan teori ke dalam praktik nyata. Mereka belajar bekerja sama dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pihak, serta berinteraksi langsung dengan siswa. Semua pengalaman ini menjadi bagian penting dari pengembangan diri mahasiswa sebagai calon profesional di masa mendatang.
Di akhir kegiatan, siswa menunjukkan perubahan positif yang nyata. Mereka menjadi lebih percaya diri, lebih terampil berkomunikasi, dan lebih mampu mengelola emosi ketika menghadapi tekanan. Pelatihan ini memberikan dampak langsung yang signifikan dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan siap bersaing.
Dengan dukungan pembimbing, antusiasme siswa, guru, dan staf SMK Yapan Indonedia, program PKM ini menjadi langkah penting dalam membangun karakter unggul dan kecerdasan emosional siswa SMK Yapan Indonesia. Semoga kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas pada masa yang akan datang.
Penulis:
Kelompok 3
1. Agus Rafli Sugianto (Jurusan Manajemen)
2. Khoirul Putri Uswatun Kasanah (Jurusan Manajemen)
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang Prodi Manajemen







