TANGERANG SELATAN– Cuaca hujan yang mengguyur sejak pagi kerap menghadirkan rasa dingin dan membuat tubuh mudah lapar. Di momen seperti ini, hidangan berkuah hangat dengan cita rasa kuat menjadi pilihan yang tepat. Salah satu menu khas Nusantara yang sangat cocok dinikmati saat hujan adalah rawon.
Rawon merupakan kuliner khas Jawa Timur yang terkenal dengan kuah hitam pekat hasil perpaduan kluwek dan aneka rempah. Rasanya gurih, sedikit earthy, dan sangat menggugah selera. Disantap bersama nasi hangat, sambal, serta kerupuk udang, rawon mampu menghadirkan kehangatan sekaligus kenyamanan di tengah cuaca dingin.
Berikut resep rawon sederhana yang bisa dibuat di rumah.
Bahan-Bahan:
-
500 gram daging sapi (sandung lamur atau brisket)
-
5 buah kluwek, ambil isinya
-
6 siung bawang merah
-
4 siung bawang putih
-
3 cm lengkuas
-
2 batang serai, memarkan
-
4 lembar daun jeruk
-
2 lembar daun salam
-
1 sdt ketumbar
-
½ sdt lada
-
Garam dan gula secukupnya
-
Minyak untuk menumis
-
Air secukupnya
Cara Membuat:
-
Rebus daging sapi hingga empuk. Angkat dagingnya, potong-potong sesuai selera, lalu sisihkan air kaldunya.
-
Haluskan kluwek, bawang merah, bawang putih, lengkuas, ketumbar, dan lada.
-
Tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
-
Masukkan bumbu tumis ke dalam air kaldu, aduk rata.
-
Tambahkan potongan daging, serai, daun jeruk, dan daun salam.
-
Masak dengan api kecil hingga bumbu meresap dan kuah berwarna hitam pekat.
-
Koreksi rasa, sajikan rawon selagi hangat.
Rawon paling nikmat disantap bersama nasi putih, tauge pendek, telur asin, sambal terasi, dan kerupuk udang. Menu ini sangat pas menjadi sajian makan siang atau malam hari saat hujan turun.
Selain mengenyangkan, kandungan rempah dalam rawon juga membantu menghangatkan tubuh. Tak heran jika hidangan tradisional ini selalu menjadi favorit di musim hujan.







