TANGERANG SELATAN – Meski tidak hadir langsung di lokasi, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie tetap menyapa dan mendengarkan keluhan warga terdampak TPA Cipeucang melalui sambungan video call, Rabu, 7 Januari 2026. Dalam dialog tersebut, Benyamin memastikan adanya penambahan bantuan logistik berupa beras dan air mineral bagi 50 kepala keluarga (KK) yang berada di zona terdampak langsung.
Kehadiran Pemerintah Kota Tangerang Selatan di lapangan diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel, TB Asep Nurdin. Dari tengah warga, Asep menghubungkan langsung ponselnya dengan Wali Kota agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Saya lanjutkan programnya, ya. Saya sudah minta Baznas dan Pak Asep untuk terus berkoordinasi membantu masyarakat di sana,” ujar Benyamin melalui layar ponsel, yang langsung disambut ucapan syukur warga.
Pemkot Tangsel memutuskan meningkatkan jumlah bantuan guna meringankan beban masyarakat. Berdasarkan data teknis, bantuan difokuskan kepada 50 KK yang terdampak langsung aktivitas TPA Cipeucang.
Jika sebelumnya setiap KK menerima dua galon air mineral per minggu, mulai pekan kedua dan seterusnya selama satu bulan jumlahnya ditingkatkan menjadi empat galon per minggu. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan beras seberat 5 kilogram untuk setiap KK secara rutin.
“Kami mendengar aspirasi warga. Bantuan kemanusiaan ini kami perpanjang agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” kata Benyamin, yang kembali disambut tepuk tangan warga.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel bersinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan. TB Asep Nurdin menegaskan kehadiran pemerintah di lokasi merupakan bentuk komitmen untuk merespons langsung kebutuhan warga. “Pak Wali ingin memastikan aspirasi warga didengar dan kami menindaklanjutinya di lapangan,” ujarnya.
PMI juga menurunkan layanan kesehatan keliling untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada warga, sebagai langkah antisipasi dampak kesehatan akibat kondisi lingkungan.
Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Serpong, Siti Murni, menyampaikan apresiasi atas kepastian bantuan tersebut. Ia mengaku warga merasa lebih tenang setelah adanya tambahan air bersih dan beras.
Dialog virtual ini menjadi bukti bahwa jajaran Pemkot Tangsel tetap responsif dalam penanganan dampak TPA Cipeucang. Sementara itu, upaya perbaikan tata kelola dan mitigasi lingkungan di TPA Cipeucang terus dipercepat oleh dinas terkait agar kondisi segera kembali normal.







