YOGYAKARTA– Di perbukitan Menoreh, ketika kabut turun tanpa aba-aba dan udara dingin mengajak orang untuk diam lebih lama, Lonovilla Menore berdiri sebagai tempat berdiam yang sesungguhnya. Sebuah villa privat di Jatimulyo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tidak hanya menawarkan tempat menginap, tetapi pengalaman tinggal yang tenang, lapang, dan dekat dengan alam.
Setiap pagi di Lonovilla Menore dimulai dengan kabut yang menggantung di lembah, aroma tanah basah, dan udara pegunungan yang bersih. Teras-teras vila menjadi ruang paling hidup—tempat ngopi pagi, membaca, atau sekadar duduk memandang hutan dan kebun yang perlahan diterangi cahaya. Tidak ada suara kota, tidak ada lalu lintas—hanya alam yang berjalan dengan ritmenya sendiri.

Lonovilla Menore berlokasi strategis di kawasan perbukitan Menoreh, menjadikannya pilihan ideal sebagai penginapan di Kulon Progo yang dekat dengan berbagai destinasi wisata alam. Dari vila ini, tamu dapat dengan mudah menjangkau Sungai Mudal, Kedung Pedut, Grojogan Sewu, Gua Seplawan, dan Gua Kiskendo. Pagi bisa dihabiskan menjelajah air terjun, sore kembali ke vila untuk beristirahat dalam sunyi.
Akses menuju Lonovilla Menore juga nyaman. Dari Kota Yogyakarta sekitar 1 jam perjalanan, dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sekitar 30 menit, dan dari Stasiun Wates sekitar 25–28 menit. Jalan menuju vila sudah beraspal lebar dan mulus, berkelok lembut mengikuti kontur bukit, menghadirkan perjalanan yang aman dan menyenangkan.
Berdiri di atas lahan seluas ±1.500 meter persegi, Lonovilla Menore menawarkan ruang yang benar-benar lega. Luas bangunan sekitar 300 meter persegi, dikelilingi halaman tanah terbuka, kebun buah, dan kebun sayur sederhana. Lingkungan dibiarkan alami—tidak dibuat berlebihan—memberi rasa lapang dan jujur pada alam Menoreh.
Bangunan vila mengusung arsitektur joglo modern, dengan pilar kayu bernuansa alami yang kokoh dan teduh. Ruang dalam dirancang terbuka, dengan bukaan besar yang membiarkan cahaya dan udara pegunungan mengalir bebas. Lantai marmer bernuansa batu alam terasa sejuk di kaki, berpadu harmonis dengan kayu, cahaya, dan suasana hutan.

Lonovilla Menore memiliki empat kamar tidur besar, masing-masing dengan akses langsung ke area luar. Pintu kaca lebar berpadu kayu jati memungkinkan kamar dibuka penuh ke arah kebun dan halaman. Udara Menoreh yang sejuk membuat vila ini nyaman tanpa pendingin udara. Dua area dapur, kamar mandi dengan water heater, serta ruang berkumpul yang luas menjadikan vila ini ideal untuk liburan keluarga, kelompok kecil, atau staycation panjang.
Saat ini, Lonovilla Menore masih dalam masa launching, dengan tarif Rp1.300.000 per malam untuk satu area vila secara utuh. Ke depan, tarif normal akan berada di kisaran Rp2.000.000 per malam, sepadan dengan luas lahan, bangunan, dan pengalaman menginap yang ditawarkan.
Lonovilla Menore adalah tempat untuk melambat, bernapas lebih panjang, dan menikmati hidup dengan cara yang lebih sederhana—di tengah alam Menoreh.







