PADA tanggal 30 November 2025, Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (Unpam) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPKM) dengan menyasar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Depok, Jawa Barat. Bertempat di Likely Cafe & Resto. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu ini mengangkat tema praktik penyusunan laporan keuangan dengan judul “Praktis! Menyusun Laporan Keuangan UMKM Sesuai Standar SAK EMKM.”
Kegiatan ini berfokus pada pelatihan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku, yaitu Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Pelatihan ini sangat penting untul beberapa alasan yang mendasar, terutama dalam mendukung perkembangan UMKM yang menjadi pilar ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia.
Salah satu alasan penting mengapa pelatihan ini perlu dilakukan Adalah untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, SAK EMKM memberikan pedoman akuntansi yang sederhana dan relevan bagi UMKM, yang mungkin tidak memiliki sumber daya untuk menerapkan standar akuntansi yang lebih kompleks. elatihan ini membantu UMKM untuk memahami dan mematuhi regulasi perpajakan dan laporan keuangan yang berlaku, yang pada gilirannya dapat menghindarkan mereka dari sanksi atau masalah hukum.
Pelatihan ini diadakan karena banyak UMKM, seperti Likely Cafe & Resto, yang masih mencatat transaksi secara sederhana dan belum menerapkan standar akuntansi formal sehingga mahasiswa Unpam memberikan sosialisasi mengenai langkah-langkah dalam Menyusun laporan keuangan sesuai dengan SAK EMKM. Ketua tim PPKM (Chatarina) menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membantu UMKM agar memiliki laporan keuangan yang akuntabel dan kredibel.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan Gambaran yang lebih jelas lagi tentang penyusunan laporan keuangan dengan standar SAK EMKM agar kondisi keuangan Likely Café & Resto lebih terarah dan berguna dalam perencanaan bisnis jangka Panjang. Karena, dengan memiliki laporan keuangan yang jelas dan akurat, manajer UMKM dapat menilai kinerja Perusahaan secara objektif, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, serta Menyusun strategi untuk meningkatkan profitabilitas dan efisiensi operasional Perusahaan.
“Dengan laporan keuangan yang standar SAK EMKM, pemilik usaha dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat, serta mempermudah mereka dalam mengakses permodalan dari lembaga keuangan. Kami ingin Likely Cafe & Resto tidak hanya sukses dalam operasional, tetapi juga kuat dalam administrasinya,” jelas Jenifer, salah satu anggota PPKM.
Penulis:
1. Jennifer Stevani
2. Difi Ayuningsyach
3. Chatarina Chastika Dewi Lidwina







