TANGERANG SELATAN – Kebakaran melanda deretan kios di Jalan Pajak Utama, Komplek Pajak, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 25 Desember 2025. Sejumlah kios pedagang, yang terdiri atas warung kelontong dan toko buah, hangus terbakar dengan kerugian materil ditaksir mencapai lebih dari Rp300 juta.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios. Kobaran api dengan cepat membesar karena di dalam kios terdapat bahan mudah terbakar seperti sembako, tabung gas, dan bensin. Bangunan kios yang berdempetan turut mempercepat perambatan api.
Sebanyak delapan personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang Selatan diterjunkan ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Proses pemadaman juga dibantu oleh petugas Damkar Kota Tangerang yang mengerahkan dua unit mobil tambahan guna mencegah api meluas ke bangunan lain.
Komandan Regu Pos Damkar Pondok Aren, Achmad, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga. Namun, petugas membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tiba di lokasi kejadian.
“Kebakaran melanda empat ruko. Waktu tempuh kami sekitar 15 menit sampai lokasi,” ujar Achmad.
Berdasarkan pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari gangguan kelistrikan. Banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar membuat petugas harus bekerja ekstra dalam proses pemadaman.
“Dugaan sementara korsleting listrik menyambar bagian warung yang menyimpan sembako, gas, dan bensin,” jelasnya.
Secara rinci, Damkar Tangsel mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit water supply dengan delapan personel. Sementara Damkar Kota Tangerang menurunkan dua unit mobil pemadam dengan delapan personel tambahan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, proses pemadaman sempat terkendala oleh kerumunan warga dan pengendara yang menghambat akses armada pemadam.
“Kami mengimbau masyarakat agar membuka akses bagi petugas jika terjadi kebakaran, supaya penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” pungkas Achmad.







