TANGERANG SELATAN – Jelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan ramp check untuk memastikan kelaikan angkutan umum. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap kondisi bus dan awaknya, mengingat jumlah pengguna angkutan umum diperkirakan meningkat signifikan.
“Jadi semuanya harus standar,” kata Sekretaris Dinas Perhubungan Tangsel, Yanuar, di Terminal Pondok Cabe, Pamulang, dikutip Kamis, 11 Desember 2025.
Ia menjelaskan sejumlah komponen yang diperiksa, mulai dari palu pemecah kaca, sabuk pengaman, wiper, lampu, klakson, hingga perangkat keselamatan lainnya. “Semuanya harus dalam kondisi baik,” jelasnya.
Selain itu, administrasi awak bus turut diperiksa, termasuk SIM, STNK, dan surat uji kelaikan angkutan umum (KIR).
Dishub Tangsel juga telah melakukan inspeksi keliling ke berbagai perusahaan otobus. Dari total 89 bus yang diperiksa, sebanyak 50 unit dinyatakan lulus kelaikan. “Insyaallah hanya sebagian minor. Nanti kita keliling lagi bersama BPTJ,” ungkap Yanuar.
Tak hanya kendaraan, kondisi kesehatan sopir dan kernet juga menjadi perhatian. Tim medis dari dinas kesehatan memeriksa tekanan darah dan kondisi fisik para awak.
Mereka juga menjalani tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel untuk memastikan tidak ada yang mengendarai bus dalam pengaruh narkoba.
“Pemeriksaan bukan hanya sekarang, mungkin juga berlangsung hingga Februari 2026 untuk menghadapi Lebaran,” tambahnya.







