TANGERANG SELATAN – Apakah kebiasaan sarapan Anda justru membuat sulit menurunkan berat badan? Menurut ahli gizi Sarah Garone, NDTR, CNC, banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan kecil di pagi hari, terutama setelah memasuki usia 40 tahun, yang perlahan dapat memicu kenaikan berat badan.
“Memasuki usia 40-an, metabolisme tubuh mulai melambat. Karena itu, sarapan tinggi kalori bisa lebih cepat berkontribusi pada peningkatan berat badan,” kata Garone, dikutip dari Eat This, Not That!.
Berikut adalah lima kebiasaan sarapan yang mungkin menghambat upaya Anda menjaga berat badan dan kesehatan:
1. Porsi Sarapan Berlebihan
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan porsi makan juga berubah. Garone menekankan pentingnya mengontrol porsi sarapan seperti halnya waktu makan lainnya. Gunakan alat ukur makanan agar takaran lebih tepat, daripada hanya mengira-ngira dengan pandangan mata.
2. Konsumsi Gula Tambahan Terlalu Tinggi
Menu sarapan seperti pastry, roti manis, dan sereal instan biasanya penuh gula sederhana yang cepat dicerna. Akibatnya, energi memang naik cepat, tetapi juga cepat turun sehingga Anda mudah lapar kembali. Pilihlah menu yang lebih kaya serat dan protein agar kenyang lebih lama.
3. Minim Asupan Protein
Protein tetap penting untuk menjaga rasa kenyang dan mengurangi keinginan ngemil. Tidak perlu berlebihan, tetapi menambahkan sumber protein seperti telur, selai kacang, kacang-kacangan, atau sosis ayam dapat membantu Anda bertahan lebih lama tanpa rasa lapar.
4. Kekurangan Serat
Serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan dapat mencegah kenaikan berat badan tanpa disadari.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sarapannya tinggi serat cenderung makan lebih sehat sepanjang hari. Hindari pastry atau sereal olahan yang rendah serat, dan pilih alternatif seperti oatmeal atau omelet sayuran.
5. Melewatkan Sarapan
Tidak sarapan bukanlah cara efektif untuk menurunkan berat badan. Riset tahun 2025 menemukan bahwa melewatkan sarapan dapat mengganggu metabolisme, memperburuk kesehatan mikrobioma usus, dan meningkatkan risiko obesitas.
Tetaplah makan di pagi hari dengan porsi seimbang dan pastikan menu mengandung protein, serat, serta lemak sehat.







