TANGERANG SELATAN – Kopi sudah menjadi minuman favorit banyak orang di seluruh dunia. Selain menjadi teman saat bekerja, secangkir kopi ternyata juga bisa menjadi “booster” alami sebelum berolahraga.
Minum kopi sebelum latihan diyakini dapat meningkatkan energi, fokus, dan performa tubuh, terutama saat melakukan latihan kardio dan kekuatan otot.
“Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak energi dan meningkatkan performa latihan, kopi bisa menjadi bantuan ergogenik yang hebat,” ujar instruktur Peloton, Kristin McGee, dikutip dari One Peloton, Senin, 3 November 2025.
Rahasia manfaat ini terletak pada kandungan kafein di dalam kopi. Kafein merangsang pelepasan hormon adrenalin, hormon “fight or flight” yang membuat tubuh lebih siap dan bersemangat menghadapi latihan intens.
Namun, jumlah kopi yang dikonsumsi sebelum olahraga tidak boleh berlebihan. Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas terhadap kafein yang berbeda.
“Jumlah kopi pra-latihan yang ideal bisa berbeda pada tiap orang. Penting untuk memperhatikan sensitivitas kafein dan kenyamanan pencernaan Anda,” kata ahli gizi Ellen Landes, RDN, CPT.
Secara umum, dosis yang disarankan adalah 3–6 miligram kafein per kilogram berat badan. Misalnya, bagi seseorang dengan berat 70 kilogram, berarti sekitar 210–420 miligram kafein, setara dengan 2–4 cangkir kopi seduh.
Agar efeknya optimal, kopi sebaiknya diminum sekitar 60 menit sebelum berolahraga. Waktu ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk menyerap kafein dan memunculkan efek peningkatan energi.
Selain itu, disarankan untuk tidak mengonsumsi kopi menjelang sore atau malam hari, terutama jika Anda berencana berolahraga di waktu tersebut. Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur bisa mengganggu kualitas tidur dan siklus istirahat alami tubuh.
Jadi, bagi Anda yang ingin latihan terasa lebih bertenaga, segelas kopi di pagi hari bisa jadi pilihan tepat, asalkan dikonsumsi dengan bijak.







