JAKARTA- Pemerintah belum memastikan rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2026. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut rencana tersebut masih dikaji dan akan dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Keuangan.
“Keberlanjutan program tidak harus naik iuran. Belum, baru mau akan dibahas,” ujar Ali Ghufron usai bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dikutip Beritasatu.com, Rabu (22/10/2025).
Sebelumnya, wacana kenaikan tarif sempat disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawati pada Agustus lalu. Ia menilai penyesuaian iuran diperlukan untuk menjaga keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang terus berkembang.
Meski begitu, pemerintah memastikan adanya peningkatan anggaran JKN dari Rp49 triliun menjadi Rp69 triliun pada 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Tambahan Rp20 triliun tersebut diharapkan cukup membiayai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) tanpa perlu menaikkan iuran dalam waktu dekat.







