TANGERANG SELATAN – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, nasi merupakan makanan pokok yang hampir selalu ada di meja makan. Namun, cara menyimpan nasi setelah matang ternyata sangat memengaruhi kualitas dan dampaknya bagi kesehatan tubuh.
Menjaga kualitas nasi bukan hanya soal rasa, tetapi juga berkaitan dengan kadar gula darah serta risiko penyakit metabolik.
Dokter spesialis gizi Universitas Indonesia, dr. Consistania Ribuan, Sp.GK, AIFO-K, FINEM, menjelaskan bahwa nasi sebaiknya segera dipindahkan dari penanak nasi ke wadah penyimpanan setelah matang. Hal ini bertujuan agar nasi tidak terus-menerus terpapar panas yang dapat meningkatkan indeks glikemik.
“Ketika nasi sudah tanak atau matang, harus segera dipindahkan ke wadah lain, supaya tidak terpapar suhu panas secara terus-menerus,” ujarnya dikutip Rabu, 1 Oktober 2025.
Menurut Consistania, kebiasaan membiarkan nasi terlalu lama di dalam rice cooker dapat merusak struktur pati. Pati yang rusak akan lebih cepat diurai tubuh menjadi gula, sehingga berisiko meningkatkan kadar gula darah secara drastis.
Ia menambahkan, pemanasan berulang membuat ikatan pati semakin rapuh sehingga indeks glikemik nasi meningkat. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan menaikkan kadar gula darah.
Jika makanan dengan nilai indeks glikemik tinggi dikonsumsi terus-menerus, risikonya adalah meningkatnya kemungkinan terkena diabetes.
“Nasi mengandung gula pati. Bila terpapar panas terus-menerus, potensi indeks glikemiknya meningkat, sehingga kadar gula darah dalam tubuh lebih mudah naik,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia menyarankan nasi matang segera dipindahkan ke wadah lain, baik untuk langsung dikonsumsi maupun disimpan.
Selain menjaga kandungan gizi, langkah sederhana ini juga dapat membantu mengurangi risiko gangguan metabolisme, terutama bagi mereka yang sudah memiliki atau berisiko tinggi terkena diabetes.
Dengan kata lain, membiarkan nasi tetap hangat di rice cooker bukanlah pilihan terbaik. Justru, memindahkannya segera setelah matang bisa menjadi cara sederhana agar nasi lebih sehat untuk dikonsumsi.







