BANDUNG – Dunia seni dan budaya Indonesia berduka. Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau yang akrab dipanggil Acil Bimbo meninggal dunia. Acil meninggal dunia pada Senin (01/09) karena menderita sakit.
“Innalillahi wa Innailaihi Rojiun Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu wa akrim, Nudzullahu wa washi madkholahu. Telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta Kang Acil Bimbo pukul 22.22 WIB. Semoga Allah memberi ampunan dan diberi tempat terbaik di sisi NYA,” demikian isi pesan singkat di sebuah grup Whatsapp.
Acil Bimbo menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada usia 82 tahun. Jenazah Acil disemayamkan di rumah duka Jalan Biologi Nomor 4, Bandung, Jawa Barat.
Dikutip dari kantor berita Antara, Acil Bimbo dikenal di kalangan seni musik, budaya sampai lingkungan. Untuk dunia musik, almarhum merupakan pentolan dari grup musik asal Kota Bandung, Bimbo yang didirikan pada sekitar tahun 1966.
Kang Acil, demikian akrab disapa, mendirikan Bimbo bersama kakak adiknya, Sam Bimbo, Jaka Bimbo dan Iin Parlina. Lagu Bimbo kebanyakan bergenre tentang Cinta, bahkan lagu berjudul “Tuhan” sampai sekarang masih sering diperdengarkan di televisi terutama saat setiap Bulan Ramadan.
Sejumlah lagu hits dari Bimbo yang tidak lekang oleh zaman, seperti, Sajadah Panjang, Melati dari Jayagiri, Flamboyan, Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya, Ummat Manusia Bergembira, sampai Rindu Rosul.
Pada saat pandemi virus Corona, Bimbo juga menciptakan lagu berjudul “Corona” yang ditulis oleh Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan Jaka Bimbo.
Meski demikian, lagu ini mendadak menjadi viral di dunia maya karena ada warganet yang menyebut Bimbo sudah menyanyikannya 30 tahun lalu.
Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah atau Acil Bimbo dilahirkan di Bandung pada 20 Agustus 1943. Anak kedua dari 7 bersaudara dari pasangan Raden Dajat Hadjakusumah dan Uken Kenran. Ayahandanya, Raden Dajat Hadjakusumah pernah menjabat sebagai Kepala Biro Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Biro Jawa Barat.
Acil Bimbo merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran tahun 1974 yang kemudian melanjutkan Pendidikan kenotariatan di Universitas Padjadjaran pada 1994.
Dalam bermusik, Acil Bimbo dipengaruhi oleh musisi luar negeri pada zamannya, seperti Robin Gribb, Everly Brothers, Cliff Richard, Tommy Steele, The Mills Brothers dan Paul Anka.
Acil Bimbo menikah dengan Ernawati dan dianugerahi 4 orang anak dan beberapa cucu, termasuk kedua kakak beradik mantan anggota grup JKT48, Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara.







