• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Kenali Gejala Ascariasis, Penyakit Tubuh Dipenuhi Cacing yang Menyebabkan Raya Meninggal

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 21, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Kenali Gejala Ascariasis, Penyakit Tubuh Dipenuhi Cacing yang Menyebabkan Raya Meninggal
344
SHARES
3.8k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Bocah perempuan 4 tahun bernama Raya yang meninggal secara tragis membuat gempar publik dan warga Sukabumi. Pasalnya, ia meninggal setelah berjuang melawan penyakit cacingan atau yang dikenal dengan ascariasis (Ascaris lumbrioides).

Kasus ini mencuat setelah unggahan kondisi Raya viral di media sosial. Dari unggahan tersebut terungkap bahwa cacing berjumlah banyak sudah menyebar hingga ke organ vital tubuh Raya, seperti paru-paru dan otak.

Dikutip dari Cleveland Clinic, ascariasis merupakan infeksi parasit paling umum di dunia, yang disebabkan oleh cacing gelang. Penyakit ini ditularkan melalui makanan atau minuman, yang terkontaminasi telur cacing dari kotoran manusia.

Setelah masuk ke dalam tubuh, telur cacing tersebut menetas di usus kemudian larva cacing menyebar melalui aliran darah. Di tahap awal, infeksi parasit ini menimbulkan gejala seperti penyakit lainnya, yang sering terabaikan.

BACA JUGA :  Kapal Misterius Ditemukan Nelayan, Kondisinya Bikin Deg-degan

“Ascariasis adalah infeksi parasit usus yang disebabkan oleh cacing gelang,” kata Dr. Ranjit Mohan di YouTube Manipal Hospitals.

“Gejala ringannya ada ketidaknyamanan dan nyeri perut, gejala seperti batuk, ruam, dan sebagainya. Gejala ini terjadi karena migrasi cacing di dalam tubuh,” tambahnya.

Namun, jika tidak ditangani dengan cepat, infeksi ini bisa menimbulkan berbagai keluhan serius. Gejala bervariasi sesuai dengan fase berkembangnya penyakitnya, seperti pada fase awal (larva) akan menyebabkan batuk, napas pendek, demam, mirip asma atau pneumonia.

Pada fase lanjut (cacing dewasa), bisa menyebabkan nyeri perut yang parah, mual, muntah, diare, dan penurunan berat badan. Komplikasi serius juga bisa terjadi mulai dari penyumbatan usus akibat cacing menggumpal, gangguan pada saluran empedu dan pankreas, penyebaran ke paru-paru, saluran napas, hingga otak seperti yang dialami Raya.

BACA JUGA :  Korlantas Polri Ungkap Lima Pelanggaran Tertinggi Operasi Patuh 2025

“Tapi infeksi bisa parah, dengan nyeri perut kuat, perut kembung, dan bahkan obstruksi perut karena cacing,” jelasnya.

Pada anak-anak sendiri yang terinfeksi penyakit ini dan tidak ditangani dengan baik, bisa menyebabkan pertumbuhan yang buruk. Mereka juga bisa mengalami kekurangan nutrisi yang akan menganggu tumbuh kembang, bahkan mengancam nyawa.

“Anak-anak yang terinfeksi mengalami pertumbuhan yang buruk dan kekurangan nutrisi,” pungkas Dokter Ranjit Mohan.

Untuk penanganan ascariasis umumnya melibatkan pemberian obat antihemintik (obat cacing), seperti albendazole, mebendazole, atau ivermectin. Pada kasus berat atau disertai komplikasi seperti penyumbatan usus, mungkin akan diperlukan tindakan bedah.

Selain pengobatan, dalam mengatasi penyakit ini penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, demi mencegah terjadinya penularan atau terinfeksi. Pastikan untuk mengonsumsi makanan dan minuman bersih.

BACA JUGA :  Berawal dari Jualan Gorengan, Rahmat Kini Kembangkan Warung Sembako Berkat KUR BRI
Tags: Ascariasispenyakit infeksi cacing
Previous Post

Gempabumi M 4,9 Bekasi, Sejumlah Bangunan di Karawang Terdampak

Next Post

Hasil DNA Negatif, Lisa Mariana Tetap Tuntut Ridwan Kamil

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.3k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Hasil DNA Negatif, Lisa Mariana Tetap Tuntut Ridwan Kamil

Hasil DNA Negatif, Lisa Mariana Tetap Tuntut Ridwan Kamil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com