• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Durian Si Raja Terapi: dari Kesehatan Jantung hingga Ranjang

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Agustus 5, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 4min read
durian

Ilustrasi durian

412
SHARES
4.5k
VIEWS

TANGERANG SELATAN– Tak ada buah yang lebih kontroversial daripada durian. Dihujat karena baunya, dipuja karena rasanya. Tapi siapa sangka, durian bukan sekadar santapan musiman yang dinanti, melainkan pintu masuk menuju terapi rasa, sejarah, dan bahkan spiritualitas. Durian bukan sekadar buah, tapi dunia itu sendiri.

Berikut penjelasan Dokter Dito Anurogo MSc PhD, alumnus PhD dari IPCTRM College of Medicine Taipei Medical University Taiwan, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar Indonesia, yang dilansir dari laman Kemenkes.

Jenis dan Klasifikasi: Dari yang Mahal hingga yang Mistis

Durian punya banyak “kerabat” luar biasa. Di Indonesia, terdapat berbagai varietas durian, seperti: Durian Montong, Petruk, Otong, Musang King lokal (Sumatera), Si Dodol (Kalimantan), dan Lai (Durio kutejensis). Di Malaysia dan Thailand, ada durian Musang King, D24, D101, Monthong, Kradumthong. Di seluruh Asia Tenggara, terdapat puluhan varietas lokal yang tak kalah lezat, seperti durian merah Banyuwangi atau durian pelangi dari Papua.

Durian termahal di dunia adalah Kanyao dari Thailand, pernah terjual Rp789 juta per buah karena rasa manisnya yang seimbang dan kelangkaan (hanya 3-4 buah per pohon). Sementara Khantarak, durian vulkanik Thailand, dijuluki “lava durian” karena ditanam di tanah bekas letusan gunung berapi. Indonesia punya J-Queen dari Banyumas, yang harganya Rp14 juta per buah karena rasanya seperti paduan kacang dan mentega. Di tingkat lokal, durian Musang King (Malaysia) atau Petruk (Jepara) menjadi favorit pecinta kuliner.

BACA JUGA :  Video Pria Berseragam Security Viral Saat Hajar Istri Sampai Babak Belur

Kandungan Zat: Surga Nutrisi dalam Duri

Satu porsi durian (100 gram) mengandung 153 kkal, 27,9 gram karbohidrat, dan 3,5 gram serat. Vitamin C-nya (53 mg) setara dengan jeruk, sementara kaliumnya (601 mg) membantu mengatur tekanan darah. Senyawa sulfur seperti 3,5-dimetil-1,2,4-trithiolane memberi aroma khas, sementara triptofan (asam amino penyebab kantuk) menjelaskan mengapa makan durian bikin ngantuk. Asam amino triptofan juga berkontribusi pada perasaan bahagia. Uniknya, durian juga mengandung antioksidan polifenol yang 15 kali lebih kuat daripada alpukat!

Selain itu, durian juga kaya akan vitamin B1 dan B6, mineral seperti magnesium dan zat besi, serat. Semua zat aktif ini memberikan manfaat fisiologis seperti antioksidan, anti-inflamasi, hingga peningkatan energi.

Manfaat Kesehatan: Dari Jantung hingga Ranjang

Penelitian membuktikan durian bukan sekadar camilan. Seratnya mendukung pencernaan dan mencegah kanker usus. Kalium dan magnesiumnya menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Vitamin C-nya meningkatkan imunitas, sementara triptofan membantu penderita insomnia. Bahkan, durian disebut sebagai afrodisiak alami karena vitamin B6 dan kaliumnya memperbaiki sirkulasi darah—termasuk ke organ intim. Studi di Malaysia juga menunjukkan ekstrak daun durian efektif menurunkan demam.

Terapi dan Dosis: Bijak Menikmati Sang Raja

Penelitian menunjukkan bahwa durian memiliki potensi, seperti: menurunkan tekanan darah karena kandungan potasiumnya, menjadi sumber pigmen alami dari bijinya untuk makanan fungsional dan terapi pewarna non-sintetik, membantu detoksifikasi karena serat tinggi dan sifat antiradikal bebas.
Terapi durian bukan berarti hanya makan durian lalu sembuh, tapi menggunakan elemen dari durian (buah, biji, bahkan kulitnya) dalam pengobatan alternatif dan makanan fungsional. Terapi ini bisa menjadi bagian dari pendekatan holistik dan alami.
Meski menyehatkan, durian tak boleh dikonsumsi berlebihan. Dosis aman untuk orang sehat adalah 1-2 biji sehari (sekitar 100-200 gram). Penderita diabetes harus membatasi hingga 1 biji kecil karena indeks glikemiknya sedang (49-58). Ibu hamil disarankan konsultasi dokter karena risiko diabetes gestasional.

BACA JUGA :  IMO Indonesia Sumut Bahas Tantangan Jurnalisme Digital, Asyari Usman Soroti Integritas Pers

Pantangan dan Bahaya: Saat Duri Menjadi Racun

Durian segar umumnya aman, tetapi biji mentahnya mengandung saponin dan tannin yang beracun jika dikonsumsi mentah. Dalam jumlah besar, durian tinggi kalori dan bisa memicu peningkatan gula darah atau tekanan darah pada penderita hipertensi atau diabetes.
Orang dengan gangguan ginjal, hati, atau jantung disarankan membatasi durian. Konsumsi durian dengan alkohol sangat tidak dianjurkan karena memperlambat metabolisme alkohol dan bisa berbahaya. Selain itu, senyawa sulfur dalam durian menghambat enzim pencerna alkohol, memicu mual hingga jantung berdebar.

Durian yang berbau menyengat asam, atau warna daging berubah mencolok (kecoklatan), bisa menandakan fermentasi berlebihan atau kontaminasi.
Beberapa varietas langka seperti Durio graveolens (durian merah) juga berisiko menyebabkan alergi. Di Filipina, durian Durio testudinarum dikenal sebagai “durian kura-kura” karena bijinya mirip cangkang—namun dagingnya aman selama diolah tepat.

Kuliner: Kreasi Lezat dari Daging hingga Kulit

Durian tak cuma disantap segar. Durian dapat diolah menjadi berbagai minuman segar nan lezat, seperti: jus, kopi durian, milkshake, bahkan wine durian. Di Sumatera, tempoyak (durian fermentasi; sambal durian) jadi masakan tradisional di Melayu hingga ke Thailand Selatan sebagai bumbu khas. Es krim durian, brownies durian, dodol durian, atau pancake durian adalah hidangan modern yang amat digemari. Di Thailand, durian digoreng jadi keripik, sementara di Malaysia, diolah jadi lempuk (kue lengket). Bahkan kulit durian bisa direbus untuk teh herbal, meski rasanya pahit. Untuk pencinta alkohol, ada koktail durian yang dicampur rum—tapi ingat pantangannya!

BACA JUGA :  Ditangkap, Sembilan Pelaku Penyekapan di Tangsel Jadi Tersangka

Masa Depan: Durian sebagai Obat dan Komoditas Global

Penelitian terbaru mengungkap potensi durian sebagai antikanker. Senyawa asam maslinat dalam durian terbukti menghambat sel kanker payudara dan paru-paru. Di Jepang, ekstrak durian digunakan dalam suplemen anti-penuaan. Sementara itu, permintaan ekspor durian Indonesia ke Tiongkok terus meningkat—terutama varietas premium seperti Monthong. Melalui sentra produksi di Medan, Kalimantan, dan Jawa, durian siap menjadi “emas hijau” Nusantara.
Melalui agroforestri yang baik seperti di lereng Gunung Merapi, Indonesia berpotensi menjadi pusat terapi dan konservasi durian dunia.

Durian, Warisan yang Harus Dilestarikan

Dari relief Borobudur hingga meja makan modern, durian telah menjadi saksi bisu sejarah kuliner dan budaya Indonesia. Ia bukan sekadar buah, tapi simbol kekayaan alam yang perlu dijaga—mulai dari pelestarian varietas langka hingga pengolahan berkelanjutan. Jadi, lain kali Anda menikmati sepotong durian, ingatlah: dalam setiap bijinya tersimpan warisan ribuan tahun, menunggu untuk diteruskan ke generasi mendatang.

Tags: durianmanfaat durian
Previous Post

Sumur Gas Milik Pertamina EP di Subang Meledak

Next Post

Pasca KRL Relasi Bogor-Jakarta Kota Anjlok, Berikut Ini Daftar Rekayasa Rute

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Pasca KRL Relasi Bogor-Jakarta Kota Anjlok, Berikut Ini Daftar Rekayasa Rute

Pasca KRL Relasi Bogor-Jakarta Kota Anjlok, Berikut Ini Daftar Rekayasa Rute

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com