• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 16 April, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Program GENTING Sasar 229 Ribu Anak dengan 15 Ribu Orang Tua Asuh

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juli 18, 2025
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Program GENTING Sasar 229 Ribu Anak dengan 15 Ribu Orang Tua Asuh

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. | Dok Kemendukbangga

102
SHARES
1.1k
VIEWS

JAKARTA – Sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix.

Salah satu langkah strategis adalah penguatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang kini telah mencakup 229 ribu anak dengan 15 ribu orang tua asuh di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan konsep pentahelix untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji saat membuka kegiatan ‘Konsolidasi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat serta Rekonsiliasi Data Orang Tua Asuh Cegah Stunting’, Kamis (17/7/2025)..

“Target kita satu juta penerima manfaat, saat ini sudah mencakup 229 ribu anak asuh dari 15 ribu orang tua asuh. Kalau kita kalkulasikan sekarang kita sudah bantu 266 milyar rupiah yang sudah kita berikan kepada rakyat Indonesia yang membutuhkan,” sambungnya.

BACA JUGA :  Gubernur Papua Nonaktif Lukas Enembe Hari Ini Diperiksa KPK

Mengacu pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting nasional masih berada di 19,8%. Ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk terus mengintensifkan intervensi spesifik dan sensitif, terutama pada periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Program GENTING menjadi bentuk intervensi nyata bagi keluarga yang rentan stunting melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Baik nutrisi, edukasi, hingga perbaikan lingkungan. Bentuk dukungan mencakup penyediaan makanan bergizi, layanan kesehatan, bedah rumah, air bersih, hingga fasilitas sanitasi.

Sebagai wujud nyata kolaborasi, Kemendukbangga/BKKBN juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis: Yayasan Kitabisa, PT Kimia Farma Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat, Rotary International District 3410 dan 3420, serta LAZISMU.

BACA JUGA :  Gebyar Cegah Stunting, Pemkot Tangsel Lakukan Pemeriksaan Gratis bagi Ibu Hamil dan Balita

Menteri Wihaji menegaskan bahwa seluruh bantuan dari orang tua asuh harus disampaikan langsung kepada penerima manfaat. “Bantuan harus langsung diberikan kepada rakyat tanpa melalui pihak ketiga untuk menghindari gratifikasi,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN juga memperkenalkan ‘Dashboard GENTING’, sebagai data tunggal Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang menjadi dasar pengendalian program. Menteri Wihaji menekankan pentingnya validitas data dan pelaporan yang sistematis oleh Tim Pengendali GENTING di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita mengumpulkan Tim Pengendali GENTING se-Indonesia, untuk memberikan laporan dan evaluasi. Sehingga apa yang menjadi amanah dari orang tua asuh nanti bisa dikontrol. Kalau ada masalah diselesaikan, dan kita pertanggungjawabkan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sosialisasi DAK KB 2025, Kemendagri Gandeng BKKBN

Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Sukaryo Teguh Santoso turut menekankan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana.

“Para pengampu program harus punya output yang jelas, sehingga implementasi kebijakan dari nasional hingga ke daerah berjalan selaras. Ingat, teman-teman di sini punya tugas tidak ringan karena harus ditindaklanjuti secara konkret,” tutur Sukaryo.

Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga/BKKBN berharap akan lahir sinergitas yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan unggul, bebas dari stunting.

Tags: bkkbnCegah stuntingKemendukbanggaProgram Genting
Previous Post

Kabar Buruk, Ole Romeny Absen Bela Timnas karena Cedera Parah

Next Post

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan dan Udara Tidak Sehat

Related Posts

Tren Kamar Tidur Estetik, Hindari Kesalahan Feng Shui Ini Biar Tetap Nyaman
KERANJANG KUNING

Tren Kamar Tidur Estetik, Hindari Kesalahan Feng Shui Ini Biar Tetap Nyaman

April 16, 2026
2.4k
Pakar Hukum Soroti Chat FH UI, Pelaku hingga Penyebar Bisa Dipidana
HUKUM

Pakar Hukum Soroti Chat FH UI, Pelaku hingga Penyebar Bisa Dipidana

April 16, 2026
2.1k
Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar
ADVERTORIAL

Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

April 16, 2026
4k
Unpad Nonaktifkan Dosen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Bentuk Tim Investigasi
DAERAH

Unpad Nonaktifkan Dosen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Bentuk Tim Investigasi

April 16, 2026
2.9k
Harga Emas Antam Turun Tipis, Kini Dibanderol Rp2,88 Juta per Gram
EKONOMI

Harga Emas Antam Turun Tipis, Kini Dibanderol Rp2,88 Juta per Gram

April 16, 2026
2.4k
Pemerintah Harus Respons Cepat Desakan Penerbitan Aturan Teknis UU TPKS
DAERAH

Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Guru Besar di Unpad, BEM dan Kampus Bergerak

April 16, 2026
2.8k
Next Post
Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan dan Udara Tidak Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com