• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Selasa, 3 Februari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Program GENTING Sasar 229 Ribu Anak dengan 15 Ribu Orang Tua Asuh

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juli 18, 2025
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Program GENTING Sasar 229 Ribu Anak dengan 15 Ribu Orang Tua Asuh

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji. | Dok Kemendukbangga

102
SHARES
1.1k
VIEWS

JAKARTA – Sebagai upaya mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix.

Salah satu langkah strategis adalah penguatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang kini telah mencakup 229 ribu anak dengan 15 ribu orang tua asuh di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan konsep pentahelix untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Menteri Dukbangga/Kepala BKKBN, Wihaji saat membuka kegiatan ‘Konsolidasi Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat serta Rekonsiliasi Data Orang Tua Asuh Cegah Stunting’, Kamis (17/7/2025)..

“Target kita satu juta penerima manfaat, saat ini sudah mencakup 229 ribu anak asuh dari 15 ribu orang tua asuh. Kalau kita kalkulasikan sekarang kita sudah bantu 266 milyar rupiah yang sudah kita berikan kepada rakyat Indonesia yang membutuhkan,” sambungnya.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan Merata

Mengacu pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, angka stunting nasional masih berada di 19,8%. Ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk terus mengintensifkan intervensi spesifik dan sensitif, terutama pada periode emas 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Program GENTING menjadi bentuk intervensi nyata bagi keluarga yang rentan stunting melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Baik nutrisi, edukasi, hingga perbaikan lingkungan. Bentuk dukungan mencakup penyediaan makanan bergizi, layanan kesehatan, bedah rumah, air bersih, hingga fasilitas sanitasi.

Sebagai wujud nyata kolaborasi, Kemendukbangga/BKKBN juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis: Yayasan Kitabisa, PT Kimia Farma Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat, Rotary International District 3410 dan 3420, serta LAZISMU.

BACA JUGA :  Tinjau Penyaluran MBG bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita non-PAUD, Menteri Wihaji: Jangan Sampai Ada Keluarga yang Butuh Tapi Luput dari Perhatian Kita

Menteri Wihaji menegaskan bahwa seluruh bantuan dari orang tua asuh harus disampaikan langsung kepada penerima manfaat. “Bantuan harus langsung diberikan kepada rakyat tanpa melalui pihak ketiga untuk menghindari gratifikasi,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN juga memperkenalkan ‘Dashboard GENTING’, sebagai data tunggal Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang menjadi dasar pengendalian program. Menteri Wihaji menekankan pentingnya validitas data dan pelaporan yang sistematis oleh Tim Pengendali GENTING di seluruh Indonesia.

“Hari ini kita mengumpulkan Tim Pengendali GENTING se-Indonesia, untuk memberikan laporan dan evaluasi. Sehingga apa yang menjadi amanah dari orang tua asuh nanti bisa dikontrol. Kalau ada masalah diselesaikan, dan kita pertanggungjawabkan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Suarakan Dunia Usaha, Apindo dan IMO-Indonesia Segera Berkolaborasi

Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Sukaryo Teguh Santoso turut menekankan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada tataran wacana.

“Para pengampu program harus punya output yang jelas, sehingga implementasi kebijakan dari nasional hingga ke daerah berjalan selaras. Ingat, teman-teman di sini punya tugas tidak ringan karena harus ditindaklanjuti secara konkret,” tutur Sukaryo.

Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga/BKKBN berharap akan lahir sinergitas yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan unggul, bebas dari stunting.

Tags: bkkbnCegah stuntingKemendukbanggaProgram Genting
Previous Post

Kabar Buruk, Ole Romeny Absen Bela Timnas karena Cedera Parah

Next Post

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan dan Udara Tidak Sehat

Related Posts

Peringatan HPN 2026: Pers Sehat Kunci Tangkal Hoaks dan Akselerasi Investasi di Tangsel
TANGERANG SELATAN

Peringatan HPN 2026: Pers Sehat Kunci Tangkal Hoaks dan Akselerasi Investasi di Tangsel

Februari 2, 2026
2.9k
Perkuat Pertumbuhan Bisnis Konsumer, BRI Gelar Kick-Off Consumer Expo dan Undi Hadiah Total Ratusan Juta untuk Nasabah
ADVERTORIAL

Perkuat Pertumbuhan Bisnis Konsumer, BRI Gelar Kick-Off Consumer Expo dan Undi Hadiah Total Ratusan Juta untuk Nasabah

Februari 2, 2026
4k
Mendadak Muncul Bahasa Alien Lorem Ipsum di IKN dan Trending Lagi 404-JkW-Not Found
MEGAPOLITAN

Berkas Perkara Roy Suryo Dikembalikan Jaksa, Polisi Lengkapi Pemerisaan Saksi

Februari 2, 2026
2.1k
Pemkot Tangsel Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Cuan dengan Budidaya Maggot
TANGERANG SELATAN

Pemkot Tangsel Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Cuan dengan Budidaya Maggot

Februari 2, 2026
2.8k
Mulai Hari Ini, Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026
MEGAPOLITAN

Mulai Hari Ini, Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026

Februari 2, 2026
2.3k
Studi Ungkap Stres Finansial Jadi Ancaman Baru bagi Kesehatan Jantung
KESEHATAN

Studi Ungkap Stres Finansial Jadi Ancaman Baru bagi Kesehatan Jantung

Februari 2, 2026
2.2k
Next Post
Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan Seluruh Wilayah

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan dan Udara Tidak Sehat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com