• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 29 April, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

BMKG Prediksi Kemarau Basah sampai Oktober, Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Hari Ini

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juli 9, 2025
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
BMKG Prediksi Kemarau Basah sampai Oktober, Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Hari Ini
336
SHARES
3.8k
VIEWS

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan fenomena musim kemarau basah akan berlangsung hingga bulan Oktober 2025 mendatang. Demikian disampaikan oleh Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Ia menjelaskan bahwa hujan akan terus turun di musim kemarau. “Hasil prediksi curah hujan bulanan menunjukkan bahwa anomali curah hujan yang sudah terjadi sejak Mei 2025 akan terus berlangsung, dengan kondisi curah hujan di atas normal terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga Oktober 2025,” kata Dwikorita dilansir dari laman resmi BMKG, Rabu, 9 Juli 2025.

Kian melemahnya Monsun Australia, kata dia, berasosiasi dengan musim kemarau turut menyebabkan suhu muka laut di selatan Indonesia tetap hangat dan berkontribusi terhadap terjadinya anomali curah hujan tersebut.

Selain itu, lanjutnya, gelombang Kelvin aktif yang terpantau melintas di pesisir utara Jawa, disertai pelambatan dan belokan angin di Jawa bagian barat dan selatan memicu penumpukan massa udara. Kemudian, konvergensi angin dan labilitas atmosfer lokal juga tepantau kuat sehingga mempercepat pertumbuhan awan hujan.

BACA JUGA :  Jadi Korban Tawuran di Kalideres Warga Tangerang Tewas

“Berdasarkan iklim global, BMKG dan beberapa pusat iklim dunia memprediksi ENSO (suhu muka air laut di Samudra Pasifik) dan IOD (suhu muka air laut di Samudra Hindia) akan tetap berada di fase netral pada semester kedua tahun 2025. Hal ini berarti, dapat dipastikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di atas normal yang seharusnya sudah dilanda musim kemarau atau disebut juga dengan kemarau basah,” jelasnya.

Menurut Dwikorita, kondisi ini sejalan dengan prediksi BMKG pada Maret 2025 bahwa kemarau tahun ini mengalami kemunduran sekitar 29 persen Zona Musim (ZOM). Terutama di wilayah Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT.

Adapun pemantauan hingga akhir Juni 2025 menunjukkan bahwa baru sekitar 30 persen Zona Musim yang telah memasuki musim kemarau. Angka ini hanya setengah dari kondisi normal, di mana secara klimatologis sekitar 64 persen Zona Musim biasanya telah mengalami musim kemarau pada akhir Juni.

BACA JUGA :  Hati-Hati Bepergian, BMKG Prediksi Hujan Lebat akan Mengguyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia

“Cuaca ekstrem yang mengintai sejumlah wilayah destinasi wisata, padat penduduk, dan aktivitas transportasi tinggi. Oleh karena itu, peringatan dini telah dikeluarkan sejak 28 Juni agar aktivitas libur sekolah dapat termitigasi.

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai adalah sebagian Pulau Jawa bagian barat dan tengah (terutama Jabodetabek), Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua. Wilayah tersebut sudah terkonfirmasi terjadi hujan intensitas lebat, sangat lebat, hingga ekstrem pada beberapa hari terakhir,” katanya.

BMKG menyebut periode 10-12 Juli 2025, dapat berpotensi hujan signifikan yang diperkirakan bergeser ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur seiring dengan pergeseran gangguan atmosfer dan distribusi kelembapan tropis.

BACA JUGA :  Kapolda Metro Pastikan Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa di Jakut Diusut Tuntas

Sementara itu, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Tri Handoko Seto menjelaskan saat ini BMKG terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, operator transportasi, dan pihak lain sebagai tindak lanjut atas kondisi ini.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai respon cuaca ekstrem yang berdampak kepada masyarakat.

“Operasi Modifikasi Cuaca di DKI Jakarta dan Jawa Barat dilaksanakan mulai hari ini dan direncanakan sampai tanggal 11 Juli. Tentu nanti kami akan lihat perkembangan cuacanya. Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan BNPB sebagai pihak yang menyediakan anggaran,” jelas Tri Handoko.

Oleh sebab itu, kata dia, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta bersiaga terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Masyarakat harus mewaspadai risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, banjir bandang, serta gangguan transportasi,” ungkapnya.

Tags: BMKGKemarau basah
Previous Post

Jalani Gelar Perkara Hari Ini, Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Hasil Editan

Next Post

100 Sekolah Rakyat di 29 Provinsi Siap Dibuka, Berikut Daftar Lengkapnya

Related Posts

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Jadi 7 Orang, 81 Luka-Luka
MEGAPOLITAN

Fakta Pengereman Kereta Api Usai Tragedi Bekasi Timur: Masinis Sebut Tak Bisa Berhenti Mendadak

April 29, 2026
2.8k
Prakiraan Cuaca Tangsel 24 April 2026: Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Rabu 29 April: Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah

April 29, 2026
2.3k
Undian Debit FC Barcelona Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou
ADVERTORIAL

Undian Debit FC Barcelona Digelar, Nasabah BRI Berpeluang Nonton Eksklusif Langsung di Camp Nou

April 28, 2026
3.9k
Daftar 10 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Termuda 19 Tahun
MEGAPOLITAN

Daftar 10 Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Termuda 19 Tahun

April 28, 2026
2.9k
VinFast dan Green SM Angkat Bicara soal Insiden Taksi Listrik Tertabrak Kereta di Bekasi
MEGAPOLITAN

VinFast dan Green SM Angkat Bicara soal Insiden Taksi Listrik Tertabrak Kereta di Bekasi

April 28, 2026
2.2k
Prabowo Sampaikan Duka atas Tragedi Kereta di Bekasi, Janji Investigasi dan Bangun Flyover
MEGAPOLITAN

Prabowo Sampaikan Duka atas Tragedi Kereta di Bekasi, Janji Investigasi dan Bangun Flyover

April 28, 2026
2.1k
Next Post
100 Sekolah Rakyat di 29 Provinsi Siap Dibuka, Berikut Daftar Lengkapnya

100 Sekolah Rakyat di 29 Provinsi Siap Dibuka, Berikut Daftar Lengkapnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com