• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 16 April, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Viral! Usai Makan Kentang Bertunas Pasutri Meninggal Dunia, Keracunan?

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Juni 13, 2025
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 1min read
Viral! Usai Makan Kentang Bertunas Pasutri Meninggal Dunia, Keracunan?
233
SHARES
2.7k
VIEWS

TANGSEL – Viral di media sosial X sebuah unggahan yang menyebut pasangan suami istri meninggal dunia usai mengonsumsi kentang bertunas. Peristiwa ini sontak memicu kekhawatiran netizen terkait makanan yang berkaitan dengan kentang untuk dikonsumsi sehari-hari.

Jika disimpan terlalu lama, kentang memang akan tumbuh bertunas. Sebagian orang menganggap bahwa kentang bertunas aman untuk dimakan, jika tunasnya dibuang.

Namun, di sisi lain ada juga yang beranggapan bahwa kentang bertunas dapat menyebabkan keracunan bahkan kematian. Dikutip dari Eating Well, kentang bertunas memiliki kadar racun yang tinggi dan tidak aman untuk dikonsumsi.

Seorang ahli toksikologi dan dokter gawat darurat di Departemen Kedokteran Gawat Darurat di Johns Hopkins Hospital, Andrew Stolbach mengungkap glikosida dalam kentang yang bertunas dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak nyaman bagi tubuh.

BACA JUGA :  Ribuan Pengemudi Ojol Demo di Jakarta, Tuntut Pencopotan Menhub

“Glikoalkalkoid menyebabkan gangguan gastrointestinal seperti kram, diare, mual, dan muntah. Secara teori, mengonsumsi ketang bertunas bisa bikin tekanan darah turun, mengalami demam, gejala neurologis bahkan meninggal, tetapi ini memang jarang terjadi,” tutur Andrew.

Sementara, sebuah studi tahun 2024 di Journal of Experimental and Basic Medical Sciences, terdapat beberapa kasus kematian langka setelah konsumsi kentang beracun. Gejala biasanya muncul dalam beberapa jam, namun dalam beberapa kasus juga bisa memakan waktu hingga satu hari.

Pada umumnya, keracunan akibat kentang bertunas dapat diobati di rumah. Meski demikian, cara terbaik adalah menghindari tidak memakan atau membuang kentang yang sudah memiliki bercak hijau atau bertunas.

BACA JUGA :  Heboh Soal Inisial T Pengendali Judi Online, Polri Gelar Penyidikan

“Bahan kimia alami ini tidak hilang dengan menggoreng, memanggang, memanaskannya dalam microwave atau merebus. Memotong tunas dan kulit hijau akan mengurangi, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan paparannya,” pungkas Andrew.

Tags: KentangKentang bertunas
Previous Post

Masa Berlaku Habis? Berikut Lokasi SIM Keliling Tangsel 13 Juni 2025

Next Post

Polisi Rujuk Anak Diduga Korban Kekerasan Ayahnya ke RS Polri

Related Posts

Tren Kamar Tidur Estetik, Hindari Kesalahan Feng Shui Ini Biar Tetap Nyaman
KERANJANG KUNING

Tren Kamar Tidur Estetik, Hindari Kesalahan Feng Shui Ini Biar Tetap Nyaman

April 16, 2026
2.4k
Pakar Hukum Soroti Chat FH UI, Pelaku hingga Penyebar Bisa Dipidana
HUKUM

Pakar Hukum Soroti Chat FH UI, Pelaku hingga Penyebar Bisa Dipidana

April 16, 2026
2.1k
Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar
ADVERTORIAL

Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

April 16, 2026
4k
Unpad Nonaktifkan Dosen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Bentuk Tim Investigasi
DAERAH

Unpad Nonaktifkan Dosen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual, Bentuk Tim Investigasi

April 16, 2026
2.9k
Harga Emas Antam Turun Tipis, Kini Dibanderol Rp2,88 Juta per Gram
EKONOMI

Harga Emas Antam Turun Tipis, Kini Dibanderol Rp2,88 Juta per Gram

April 16, 2026
2.4k
Pemerintah Harus Respons Cepat Desakan Penerbitan Aturan Teknis UU TPKS
DAERAH

Dugaan Kekerasan Seksual Libatkan Guru Besar di Unpad, BEM dan Kampus Bergerak

April 16, 2026
2.8k
Next Post
Polisi Tetapkan Satu Tersangka TPPO 699 WNI di Myanmar

Polisi Rujuk Anak Diduga Korban Kekerasan Ayahnya ke RS Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com