• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Selasa, 3 Februari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Studi: Bekerja Terlalu Lama Bisa Ubah Stuktur Otak Manusia

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Mei 24, 2025
in KESEHATAN, SELEB & GAYA HIDUP
Reading Time: 2min read
Studi: Bekerja Terlalu Lama Bisa Ubah Stuktur Otak Manusia

Foto: Kolase Tangselxpress

89
SHARES
101
VIEWS

JAKARTA – Sebuah studi terbaru mengungkap bekerja terlalu lama bukan hanya berdampak buruk pada kesehatan fisik, tapi juga bisa mengubah struktur otak manusia.

Penelitian tersebut dilakukan oleh dua ilmuwan dari Universitas Chung-Ang dan Universitas Yonsei di Korea Selatan. Hasil studi itu kemudian dipublikasikan beberapa lalu.

Studi menemukan perubahan signifikan pada otak individu yang mengalami beban kerja berlebihan—yakni kombinasi antara kelelahan fisik dan emosional serta kurangnya waktu istirahat.

Sebagaimana dilansir dari laman CNN, Sabtu (24/5/2025), studi ini melibatkan 110 tenaga kesehatan yang dibagi menjadi dua kelompok yakni mereka yang bekerja lebih dari 52 jam per minggu dan sesuai jam kerja standar.

BACA JUGA :  Rajin Konsumsi Buah Persik, Ini 13 Manfaat yang Bisa Kamu Rasakan

Di Korea Selatan sendiri, batas legal waktu kerja mingguan adalah 52 jam, menjadikan isu overworking sebagai perhatian serius dalam bidang kesehatan masyarakat.

Kelompok yang diklasifikasikan sebagai overworked terdiri dari 32 orang, umumnya lebih muda, berpendidikan lebih tinggi, dan memiliki masa kerja yang lebih singkat dibanding kelompok lainnya.

Dengan menggunakan teknik neuroimaging dan data pemindaian MRI, para peneliti dapat menganalisis volume otak dan membandingkan kadar materi abu-abu (gray matter) di berbagai bagian otak.

Hasilnya mengejutkan, orang yang bekerja lebih dari 52 jam per minggu menunjukkan perubahan pada area otak yang berkaitan dengan fungsi eksekutif dan regulasi emosi, tidak seperti mereka yang bekerja dalam jam normal.

BACA JUGA :  Manfaat Buah Salak untuk Kesehatan: Kamu Bakal Terkejut setelah Membacanya!

Beberapa bagian otak yang mengalami peningkatan volume antara lain middle frontal gyrus—yang berperan dalam fungsi kognitif, perhatian, memori, dan bahasa—serta insula, yang berperan dalam pengolahan emosi, kesadaran diri, dan pemahaman konteks sosial.

Para peneliti menyebut temuan ini sebagai bukti biologis adanya hubungan antara beban kerja berlebih dan gangguan kognitif maupun emosional yang sering dilaporkan oleh pekerja.

Sebelumnya, penelitian tahun 2021 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) memperkirakan bahwa kerja berlebihan menyebabkan lebih dari 745.000 kematian per tahun.

Jam kerja yang panjang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes pada perempuan serta penurunan kemampuan kognitif.

Namun, studi-studi terdahulu lebih banyak menyoroti dampak perilaku dan psikologis, sementara penelitian baru ini memberikan bukti neurologis yang lebih kuat.

BACA JUGA :  Kualitas Udara Terburuk Kedua di Dunia, yang Mau Weekend ke Jakarta Siapkan Masker!

Meski cakupan studi ini terbatas pada tenaga kesehatan di Korea Selatan dengan sampel yang kecil, para pakar menilai temuan ini sangat relevan secara global.

Jonny Gifford, peneliti senior di Institute for Employment Studies, Inggris, menyebut bahwa penggunaan pemindaian otak memberikan bukti kuat bahwa overworking berkaitan langsung dengan perubahan struktural otak.

“Ini menjadi langkah awal yang penting dalam memahami hubungan antara kerja berlebihan dan kesehatan otak,” jelas para peneliti.

Tags: kesehatankotak amal masjidPenelitianStudi Baru
Previous Post

49 Pati Polri Naik Satu Tingkat Lebih Tinggi, Dua Orang Jadi Komisaris Jenderal

Next Post

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Panggil Ulang Roy Suryo Senin Depan

Related Posts

Studi Ungkap Stres Finansial Jadi Ancaman Baru bagi Kesehatan Jantung
KESEHATAN

Studi Ungkap Stres Finansial Jadi Ancaman Baru bagi Kesehatan Jantung

Februari 2, 2026
2.2k
Denada Ungkap Alasan Titipkan Anak Sejak Bayi: Kondisi Mental Saya Tidak Layak
SELEBRITI

Denada Ungkap Alasan Titipkan Anak Sejak Bayi: Kondisi Mental Saya Tidak Layak

Februari 2, 2026
2.4k
Akhirnya Terungkap! Denada Akui Ressa Rizky Rosano sebagai Anak Kandung
SELEBRITI

Denada Akui Ressa Rizky Rosano Anak Kandungnya, Minta Maaf atas Kesalahan Masa Lalu

Februari 2, 2026
3.4k
Minuman Favorit Saat Dingin, Cokelat Panas Ternyata Punya Banyak Khasiat
KESEHATAN

Minuman Favorit Saat Dingin, Cokelat Panas Ternyata Punya Banyak Khasiat

Februari 2, 2026
2.1k
Bukan Gugatan ke Denada, Isu Pernikahan Ressa Rizky Mendadak Viral
SELEBRITI

Bukan Gugatan ke Denada, Isu Pernikahan Ressa Rizky Mendadak Viral

Februari 1, 2026
2.3k
Dokter Ingatkan Bahaya Virus Nipah, Infeksi Langka yang Menyerang Otak Manusia
KESEHATAN

Dokter Ingatkan Bahaya Virus Nipah, Infeksi Langka yang Menyerang Otak Manusia

Februari 1, 2026
2.4k
Next Post
Mendadak Muncul Bahasa Alien Lorem Ipsum di IKN dan Trending Lagi 404-JkW-Not Found

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Polisi Panggil Ulang Roy Suryo Senin Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com