LONDON – Crystal Palace menjadi mimpi buruk bagi Manchester City. Tahun ini, City di bawah kepelatihan Pep Guardiola dipastikan tanpa gelar.
Crystal Palace sukses menjuarai Piala FA setelah memang tipis 1-0 dalam laga final melawan Manchester City di Stadion Wembley, Sabtu (18/5) malam WIB tadi.
Ini trofi besar pertama Palace yang membuat mereka berhak lolos ke Liga Europa dan menghadapi Liverpool dalam Community Shield musim depan.
Kemenangan Palace ini juga membuat Pep Guardiola puasa gelar untuk pertama kali sepanjang karier kepelatihannya.
Pep mengaku legawa meski timnya gagal menjuarai Piala FA. Dikutip dari laman resmi klub, Minggu, Guardiola mengucapkan selamat kepada Crystal Palace dan menilai sebenarnya Manchester City sudah tampil baik namun gagal mencetak gol.
“Mereka sulit untuk dikendalikan ketika lemparan ke dalam dan sepak pojok dan tendangan bebas tapi kami tidak bisa mencetak gol pada dua pertandingan terakhir,” ungkap Guardiola.
“Kami bermain lebih baik dibanding pertandingan menghadapi Southampton (di Premier League), kami lebih aktif dan saya akan mengatakan kami lebih baik di banyak hal. Kami menciptakan banyak (peluang) tapi tidak mencetak gol dan itulah kenapa kami tidak menang,” jelasnya.
Pada pertandingan ini, ada beberapa kontroversi salah satunya lolosnya kiper Crystal Palace Dean Henderson dari hukuman kartu merah meski sempat menyentuh bola dengan tangannya di luar kotak penalti.
Kekalahan ini tentu mengecewakan untuk dirinya, namun Guardiola mengatakan yang terpenting saat ini bagi Manchester City adalah bangkit dan tampil maksimal pada dua pertandingan tersisa di Premier League.
Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner mengungkapkan suka cita seusai membawa The Eagles meraih gelar Piala FA.
“Hubungan ini akan tetap terjalin selamanya, hubungan dengan para pemain dan dengan Crystal Palace,” ungkap Glasner, dikutip dari laman resmi klub, Minggu.
“Saya cukup yakin jika, entahlah, Jean-Philippe Mateta akan menonton pertandingan di Selhurst Park dalam 30 tahun mendatang, dan para penggemar akan merayakannya dan dia pantas mendapatkannya, dan hal yang sama akan terjadi pada semua pemain lainnya,” sambungnya.
Ini merupakan gelar Piala FA pertama Crystal Palace sepanjang sejarah sejak berdirinya klub pada 119 tahun silam. Dan Glasner menilai semua elemen di dalam tim dimulai dari pemain hingga suporter layak mendapatkan pencapaian ini.
Pelatih berkebangsaan Austria tersebut melanjutkan jika sebelum pertandingan mereka ingin mencetak sejarah bersama Crystal Palace dan ini merupakan babak besar bagi The Eagles.
“Tahun depan, kami akan memulai babak baru untuk pertama kalinya bermain di Liga Europa dan mari lihat, karena tahun ini dua tim Inggris bermain di final, sesuatu yang saya tunggu,” jelas Glasner.







