SAMARINDA – Banjir besar akibat guyuran hujan deras di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dilaporkan merendam 26 wilyah hingga Senin 12 Mei 2025.
Ketinggian air yang mencapai 50 sentimeter (cm) hingga lebih dari 1 meter, mengakibatkan lumpuhnya arus lalu lintas dan gangguan aktivitas warga.
Tragisnya, seorang balita berusia 2,5 tahun dikabarkan hilang terseret arus deras di Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu. Korban diketahui berinisial NB.
Banjir tak hanya merendam rumah dan akses jalan, tetapi juga menyeret kendaraan. Satu unit mobil Toyota Fortuner senilai Rp500 juta dilaporkan hanyut dibawa arus.
“Banjir kali ini bukan hanya genangan, tetapi juga berarus deras,” ujar petugas BPBD Samarinda.
Menurut keterangan Basarnas Balikpapan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.21 WITA. Saat itu, korban sedang bermain di teras rumah bersama ayahnya yang tengah membersihkan saluran air saat banjir terjadi.
“Tanpa disadari, korban terjatuh dan langsung terseret arus. Ayahnya mencoba menyelamatkan, tetapi arus terlalu kuat,” kata Aries, Kepala Jaga Harian Basarnas Balikpapan.
Saat laporan masuk ke Basarnas pukul 16.50 WITA, satu tim rescue langsung diberangkatkan untuk melakukan pencarian.
Hingga malam hari, tim SAR masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban. Warga diminta waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain di luar rumah selama banjir berlangsung.







