MAGELANG – Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengunjungi area tempat pelaksanaan Perayaan Waisak, Senin (12/5/2025). Turut hadir dalam kunjungan itu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irine Umar, Dirut InJourney Maya Watono, dan Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama.
Pada kunjungannya, Menbud meminta jajarannya untuk memastikan agar umat Buddha yang hari ini mengunjungi Candi Borobudur, bisa mendapatkan pengalaman yang berkesan, khidmat, dan nyaman, selepas beribadah di candi Buddha terbesar di dunia tersebut.
“Melalui perayaan (Waisak) ini, Kementerian Kebudayaan akan membahas berbagai upaya untuk mendorong agar Borobudur menjadi pusat spiritualitas dan kebudayaan dunia, serta destinasi pilgrimage umat Buddha dari seluruh dunia,” ungkap Fadli Zon dalam keterangannya.
Dalam kesempatan ini, Menbud turut menegaskan kembali komitmen pemerintah sejalan dengan UU Pemajuan Kebudayaan Nomor 5/2017 yakni memajukan kebudayaan nasional dan melestarikan cagar budaya sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan.
“Komitmen ini bukan hanya tentang menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Tentunya dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah dalam merealisasikan harapan ini,” tuturnya.
“Sehingga dapat terwujud ekosistem yang tangguh dan berkelanjutan sehingga budaya dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Selesai melakukan inspeksi pelaksanaan Waisak, pada kesempatan tersebut Menbud juga turut menerima penyerahan bendera dari peserta kirab, Dirjen Binmas Buddha, Kemenag, yang sebelumnya beserta para peserta telah melakukan kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur.
Dalam kesempatan tersebut Menbud juga turut melakukan diskusi singkat bersama Ketua Umum DPP WALUBI, Ibu S. Hartanti Murdaya.







