SEBAGAI bentuk nyata komitmen Universitas Pamulang dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat, Mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Sosialisasi dan Pendampingan Penggunaan QRIS sebagai Alat Bantu Pembayaran bagi UMKM di Kelurahan Paninggal Ciledug.”
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Paninggilan, Ciledug ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempraktikkan penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai solusi pembayaran digital yang cepat, praktis, dan efisien bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

PKM ini dilaksanakan oleh Kelompok 6, yang terdiri dari empat mahasiswa Magister Akuntansi Universitas Pamulang yaitu Weni Okta Lidia, Nurul Jannah Salsabila, Indra Setiadi Suprapto, Deni Yuli Asmita
Acara PKM dibuka secara resmi oleh Dr. Hj. Holiawati, S.E., M.Si., yang mewakili Program Studi Magister Akuntansi Universitas Pamulang, dan diikuti dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara Universitas Pamulang dan UMKM Ciledug Prima, yang diwakili oleh Ibu Kesit Sugiarti selaku Ketua UMKM.

Dosen pembimbing, Dr. Sugiyanto, S.E., M.M., Andry S.E., M.M., dan Dr. Dian Widiyati, S.E., M.Ak., turut memberikan dukungan penuh atas terlaksananya kegiatan ini. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pejabat setempat, Bapak Munandar, S.E., selaku Lurah Paninggilan, yang turut memberikan sambutan dan apresiasi.
Dalam kegiatan ini, para pelaku UMKM mendapatkan penjelasan tentang manfaat QRIS sebagai sarana pembayaran digital yang terintegrasi dan mendukung efisiensi operasional usaha. QRIS memungkinkan pelaku usaha menerima pembayaran dari berbagai platform digital hanya melalui satu kode QR, yang sangat memudahkan proses transaksi.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Sebelumnya saya masih menggunakan metode pembayaran tunai. Dengan QRIS, saya jadi merasa lebih siap menghadapi era digital,” ujar salah satu peserta UMKM bidang makanan ringan.
Tim PKM juga menjelaskan bahwa QRIS merupakan langkah awal bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing, efisiensi transaksi, dan menarik minat konsumen yang kini semakin terbiasa menggunakan dompet digital seperti OVO, DANA, GoPay, dan lainnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh pihak kelurahan dan masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam memberikan solusi konkret bagi UMKM, khususnya dalam meningkatkan literasi teknologi pembayaran digital.
Penulis:
- Weni Okta Lidia
- Nurul Jannah Salsabila
- Indra Setiadi Suprapto
- Deni Yuli Asmita
Mahasiswa Magister Akuntansi Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah,







