JAKARTA– Memasuki hari keenam di bulan Mei 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia yang masih didominasi bencana hidrometeorologi basah.
Laporan pertama mencatat, kejadian cuaca ekstrim di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (6/5). Peristiwa terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
“Wilayah yang terdampak Kecamatan Cicurug, Kecamatan Parakansalak, Kecamatan Parungkuda, Kecamatan Sukabumi, Kecamatan Kadudampit, Kecamatan Nagrak, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cidahu,” tulis BNPB dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025).
Dilaporkan sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) atau 98 jiwa terdampak. Hasil kaji cepat sementara BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat 23 unit rumah rusak sedang, tujuh unit rumah rusak ringan, dua unit fasilitas umum dan dua unit fasilitas ibadah turut terdampak.
Menyikapi bencana tersebut BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan evakuasi, pemantauan secara langsung ke Lokasi kejadian. Pemkab setempat telah menetapkan status siaga darurat bencana.
Selain di Sukabumi, angin kencang juga melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik yang menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga di Kecamatan Undaan.
“Wilayah yang terdampak antara lain Desa Medini, Desa Sambung, Desa Undaan Kidul dan Desa Glagah Waru. BPBD Kabupaten Kudus melaporkan sebanyak 89 KK terdampak,” tambahnya.







