• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Pengakuan Seorang Dokter di Detik-Detik Terakhir Wafatnya Paus Fransiskus

Irina Jusuf by Irina Jusuf
April 29, 2025
in NEWS
Reading Time: 2min read
Pengakuan Seorang Dokter di Detik-Detik Terakhir Wafatnya Paus Fransiskus
389
SHARES
3.9k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Paus Fransiskus meninggal dunia pada 21 April akibat penyakit stroke yang dideritanya. Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada 24 April 2025, Dr. Sergio Alfieri, dokter yang selama ini mendampingi pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu mengungkapkan tidak ada tindakan medis yang bisa menyelamatkan nyawa Paus.

“Saya mendapat telepon sekitar pukul 5.30 pagi untuk segera datang ke Vatikan. Saya tiba sekitar 20 menit kemudian,” ujar Dr. Alfieri kepada Corriere della Sera, dikutip dari laman The Straits Times.

Dr. Alfieri adalah  dokter yang menangani Paus Fransiskus di Rumah Sakit Gemelli, Roma, ketika Paus sempat dirawat selama lima minggu akibat pneumonia ganda. Meski usianya sudah menginjak 88 tahun dan kondisinya sempat memburuk, kepergian Paus tetap mengejutkan banyak pihak.

“Saya masuk ke kamarnya dan dia membuka matanya,” kata Dr. Alfieri.

BACA JUGA :  Preview Argentina vs Arab Saudi: Beban Messi

“Saya pastikan tidak ada masalah pernapasan, lalu saya memanggil namanya, tetapi beliau tidak menjawab. Saat itu saya tahu, tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Beliau sudah koma,” tambahnya.

Dr. Alfieri mengungkapkan beberapa pejabat Vatikan sempat menyarankan untuk membawa Paus kembali ke rumah sakit. Namun, ia menolak karena tindakan itu justru berisiko mempercepat kematian.

“Dia akan meninggal di perjalanan. Dengan CT scan, kita mungkin bisa mendapatkan diagnosis yang lebih tepat, tapi itu tidak akan mengubah apa pun. Ini jenis stroke yang dalam satu jam bisa merenggut nyawa,” jelasnya.

Kematian Paus Fransiskus terasa begitu mendadak, sebab hanya sehari sebelumnya ia masih tampil di Lapangan Santo Petrus.

Kala itu, Paus menyapa ribuan umat dalam perayaan Paskah menggunakan mobil. Momen itu memberi kesan bahwa kondisi fisiknya sudah jauh membaik setelah pulih dari pneumonia.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Hujan Ringan, Jangan Lupa Bawa Payung

Setelah keluar dari rumah sakit pada 23 Maret 2025, tim dokter menyarankan Paus beristirahat total selama dua bulan agar tubuhnya pulih sempurna. Namun seperti biasa, Paus tetap melanjutkan tugasnya.

“Beliau tetap mendengarkan nasihat kami dan tidak memaksakan diri,” kata Dr. Alfieri.

“Beliau itu Paus. Kembali bekerja adalah bagian dari proses pemulihannya, dan beliau tidak pernah dalam kondisi berbahaya,” lanjutnya.

Selama masa pemulihannya, Paus tetap menjalankan sejumlah agenda penting. Ia sempat menerima kunjungan singkat Wakil Presiden AS J.D. Vance pada Hari Paskah.

Lalu mengunjungi sebuah penjara di Roma pada Kamis Putih 17 April 2025 untuk menyapa para narapidana.

Dr. Alfieri terakhir kali bertemu Paus Fransiskus pada 19 April 2025. Saat itu, kondisi Paus disebut sangat baik.

BACA JUGA :  Presiden Prabowo Batasi Anggaran Belanja Negara, Kecuali untuk Tiga Kriteria Ini

“Beliau sangat sehat,” ujar sang dokter.

Lalu, ia mengingat ucapan terakhir Paus, “Saya sangat sehat. Saya sudah mulai bekerja lagi, dan saya menikmatinya.”

Dr. Alfieri juga membagikan satu penyesalan terakhir yang disampaikan Paus sebelum wafat. Meski senang bisa mengunjungi para narapidana, beliau merasa sedih karena tidak sempat melakukan ritual pembasuhan kaki yang biasa dilakukan pada Kamis Putih.

“Beliau menyesal tidak bisa membasuh kaki para narapidana. ‘Kali ini saya tidak bisa melakukannya,’ itu adalah kata-kata terakhirnya kepada saya,” ungkap Dr. Alfieri.

Hingga akhir hayatnya, Paus Fransiskus tetap menjalankan perannya sebagai pemimpin umat Katolik dunia.

“Kami tahu beliau ingin tetap menjadi Paus sampai detik terakhir. Beliau tidak ingin mengecewakan kami.” kata Dr. Alfieri.

Tags: Paus Fransiskus Meninggal Dunia
Previous Post

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Tangerang

Next Post

Berkat LinkUMKM BRI Pengusaha Ini Mampu Naik Kelas, Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.5k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Berkat LinkUMKM BRI Pengusaha Ini Mampu Naik Kelas, Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha

Berkat LinkUMKM BRI Pengusaha Ini Mampu Naik Kelas, Kembangkan Produk dan Perluas Skala Usaha

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com