TANGSELXPRESS – Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-288 mengalami insiden ban terlepas saat mendarat di Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (16/4) pagi.
Terkait insiden ini, Garuda Indonesia memastikan bahwa pesawat mendarat dengan selamat, dan seluruh 161 penumpang serta awak pesawat dalam kondisi baik tanpa ada yang terluka.
Bahkan proses pendaratan dilakukan sesuai prosedur dan tetap terkendali, berkat kesiapsiagaan awak pesawat yang sedang bertugas saat kejadian tersebut.
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt Tumpal M Hutapea mengatakan tim teknis Garuda Indonesia telah melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum penerbangan (pre-flight check) sesuai dengan standar keselamatan penerbangan yang berlaku.
“Seluruh prosedur dilakukan oleh Garuda Indonesia dan inspeksi lanjutan segera dilakukan sesaat setelah insiden tersebut,” ujar Tumpal Hutapea dalam keterangannya dikutip pada Kamis (17/4/2025).
Meski ban pesawat terlepas, lanjut Tumpal, insiden ini tidak menyebabkan gangguan lebih lanjut pada sistem pesawat secara keseluruhan. Komponen yang mengalami kendala telah diganti dengan suku cadang baru yang sesuai dengan standar kelayakan operasi.
Setelah serangkaian uji kelayakan dan inspeksi keselamatan tambahan, Tumpal mengungkapkan pesawat tersebut dinyatakan layak terbang dan melanjutkan penerbangan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
“Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi bagi seluruh penumpang. Kami terus berkomitmen untuk memperkuat tata kelola keselamatan penerbangan,” tukasnya.







