TANGSELXPRESS – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyebut pengantaran sepeda motor ke kota tujuan seperti Kebumen dan Sidoarjo dalam program mudik gratis Pemprov DKI dibatalkan.
Seharusnya, truk yang membawa sepeda motor para pemudik dan berangkat pada Rabu, 26 Maret lalu akan diberangkatkan menuju enam kota. Namun, kini truk tersebut hanya berangkat menuju Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Wonogiri.
“Pemberangkatan truk yang mengangkut sepeda motor dengan tujuan Kebumen dan Sidoarjo dibatalkan karena jumlah pendaftar tidak memenuhi persyaratan minimal kapasitas angkut truk,” tutur Syafrin dalam keterangannya, Minggu, 30 Maret 2025.
Sepeda motor yang diangkut dalam program mudik gratis, menurut Syafrin, berjumlah 358 unit dengan 10 truk.
Jumlah ini meningkat sebanyak 19,3 persen dari target awal yaitu 300 unit sepeda motor. Selepas lebaran, sepeda motor tersebut akan diantar kembali ke Jakarta sehari sebelum pemudik pulang dari kampung halamannya menuju Jakarta.
“Truk-truk pengangkut sepeda motor tersebut nantinya akan kembali diberangkatkan menuju Terminal Pulogadung pada 5 April 2025. Sedangkan, bus-bus pengangkut peserta akan diberangkatkan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang pada 6 April 2025,” urai Syafrin.
Syafrin mengaku, awalnya Pemprov DKI menyediakan sebanyak 521 unit bus bagi peserta dengan total kursi tersedia 22.430 kursi dan 20 unit truk dengan kapasitas 600 sepeda motor.
Dengan tujuan rute Bandar Lampung, Palembang, TasikMalaya, Kuningan, Tegal, Pekalongan Semarang, Kebumen Cilacap, Purwokerto, Solo, Wonogiri, Wonosobo, Sragen, Yogyakarta, Madiun, Kediri, Jombang, Malang, dan Sidoarjo.
Ternyata, ia mengaku minat masyarakat yang ingin menjadi peserta mudik gratis cukup tinggi. Hal itu dibuktikan dengan kuota pendaftar mudik yang langsung penuh hanya dalam waktu satu hari.
Sehingga, Pemprov DKI mencari tambahan bus yang dibantu BUMD, swasta, hingga Baznas Bazis DKI Jakarta.
Sehingga total jumlah peserta mudik balik Provinsi DKI Jakarta tahun 2025 meningkat 11 persen dari target awal atau menjadi 26.392 orang.
“Seluruh kendaraan, baik truk maupun bus dalam mudik gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 telah melalui proses ramp check untuk memastikan keamanan dan kelaikan jalan sebelum diberangkatkan,” imbuhnya.







