TANGSELXPRESS– Warga di wilayah Ciater Serpong Tangsel mengeluhkan kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg. Pantauan awak media di salah satu agen gas di kawasan Tangsel, terlihat warga berdatangan dengan menanyakan gas elpiji 3 kg.
Supri salah seorang warga yang terlihat membawa tabung gas elpiji miliknya merasa kesal dan kecewa saat dirinya datang ke salah satu agen namun sudah kehabisan stok.
“Aduh, saya dari pagi mondar-mandir nyari gas 3 kg ke agen dekat-dekat rumah stoknya habis. Nyari ke warung madura juga pada sudah nggak ada, gimana mau masak dirumah ini,” ucapnya.
Keluhan serupa disampaikan oleh salah satu pedagang martabak mini. Ia mengungkapkan bahwa mulai dari malam tahun Baru Imlek, gas elpiji 3 kg susah didapatkan.
“Ya bang, mulai dari malam imlek kemarin itu gas 3 kg susah didapatnya. Ya kalau kita pedagang kan juga nggak bisa hemat hemat buat gunainnya. Kalau gas ntar ini sudah habis ya kita nggak jualan, nggak jualan juga nggak dapat duit. Mau gimana lagi kan?” ungkapnya.
Sementara itu, Adi selaku agen gas elpiji 3 kg menyatakan bahwa dirinya pun merasa kesulitan untuk mendapatkan stok gas elpiji 3 kg tersebut.
“Kita selaku agen juga susah bang dapetin stok, dapat stok juga paling nggak sampai 50 tabung. Dalam waktu singkat juga langsung habis dibeli ama warga,” ucapnya.
Warga setempat berharap masalah kelangkaan gas elpiji ini segera mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak terkait, karena dampaknya sangat besar bagi kehidupan sehari-hari, terutama bagi pelaku usaha kecil dan rumah tangga.(Arga)







