TANGSELXPRESS – Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku perampokan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Ternyata, pelaku yang bernama Imam Akbar (IA) adalah mantan karyawan di SPBU tersebut, dan pernah menjabat sebagai Chief Manager pada periode 2016-2021.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Inkiriwang, menjelaskan bahwa tersangka sudah lama memantau lokasi dan mengamati jadwal kerja karyawan di SPBU tersebut.
“Tersangka ini telah melakukan pengamatan terhadap lokasi dan mengetahui dengan baik jadwal para karyawan yang bekerja pada saat kejadian,” ujar Victor dalam keterangannya Minggu, (19/1/2024).
Dalam aksinya, pelaku bertindak seorang diri dan membawa senjata yang tampak seperti pistol, namun diketahui belakangan itu hanyalah sebuah korek api.
Victor menambahkan bahwa sebelum merampok, tersangka sempat melakukan survei di SPBU tersebut selama sepekan, tepatnya pada 23 Desember 2024, untuk mengetahui jadwal kerja karyawan pada malam tahun baru.
“Pelaku mempersiapkan dengan baik, dia melakukan survei selama seminggu untuk memastikan waktu yang tepat untuk beraksi,” jelas Kapolres.
Pada akhirnya, pelaku berhasil merampok uang sebesar Rp60 juta di SPBU Shell tersebut. Tidak hanya itu, ia juga merampas ponsel milik pegawai yang menyaksikan aksinya.
Untungnya, kepolisian dapat mengungkap perampokan ini dan berhasil menangkap Imam Akbar pada Kamis, 9 Januari 2025, saat pelaku sedang pulang kerja di daerah Bintaro.
“Pelaku berhasil kami amankan di daerah Bintaro setelah yang bersangkutan selesai bekerja,” kata Victor.
Atas perbuatannya, Imam Akbar dijerat dengan Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, yang mengancam pelaku dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.







