TANGSELXPRESS – Seorang ahli gizi mengungkapkan bahwa pemilihan topping pizza yang tepat dapat memberikan manfaat kesehatan dan membantu mengurangi risiko kanker. Topping yang kaya antioksidan lebih disarankan.
Sebagaimana dilansir NY Post, Senin (13/1/2025), ahli diet onkologi dan penulis di Washington Nichole Andrews merekomendasi pizza yang lezat, sekaligus lebih sehat. Salah satu idenya adalah mengganti daging olahan yang biasa jadi topping pizza.
Sebuah studi berskala besar yang diterbitkan tahun 2024 menemukan bahwa orang yang mengonsumsi banyak daging merah atau olahan menghadapi risiko kanker kolorektal yang lebih tinggi. Peluang ini bahkan lebih meningkat bagi orang dengan varian genetik tertentu.
Menurut Andrews, Anda masih bisa memberi pizza dengan mengganti pepperoni dengan makanan nabati maupun daging ayam. Ia pun mengemas beberapa resep pilihan yang menurutnya aman.
“Ada begitu banyak pilihan yang menakjubkan. Perbanyak paprika, jamur, bayam, dan tomat. Tambahkan sedikit herba segar untuk menambah cita rasa,” ujar Andrews.
Andrews menyebut sayuran dapat menurunkan risiko kanker karena mengandung vitamin dan mineral yang membantu mencegah perkembangan sel kanker. Selain itu, sayuran kaya serat, yang membantu menjaga berat badan yang sehat.
Kemudian, masak pizza dengan berpacu pada diet mediterania yang menekankan buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian utuh, dan lemak sehat. Pola makan tersebut dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker kolorektal dan prostat.
Hal tersebut terjadi karena bahan makanan dalam diet mediterania memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antitumor. Andrews juga merekomendasikan menambahkan zaitun, potongan artichoke, tomat ceri, dan sedikit minyak zaitun di atas pizza.
Taburkan sedikit keju feta untuk menambah kekayaan rasa. Kemudian resep ketiga, Andrews menyampaikan, “Tetaplah klasik dengan tomat segar, basil, dan mozzarella di atas kulit gandum utuh. Sederhana, namun memuaskan!”
Sebagian besar biji-bijian utuh mengandung banyak serat yang melindungi tubuh dari kanker usus besar dengan mempercepat pembuangan kotoran melalui usus. Institut Penelitian Kanker Amerika merekomendasikan mengonsumsi setidaknya 30 gram serat sehari.
Andrews juga menyarankan mengganti saus tomat dengan pesto basil rendah sodium dan menambahkan zukini, ayam rotisserie, paprika merah panggang, dan bayam. Bayam dapat membantu melindungi tubuh dari kanker usus besar dan payudara.







