TANGSELXPRESS– Pemerintah akan memulai program makan bergizi gratis pada 6 Januari 2025 mendatang. Badan Gizi Nasional sebagai pelaksana program tersebut terus melakukan persiapan. Rencananya, program makan bergizi gratis akan dimulai di 932 titik.
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan pelaksanaan program makan gizi gratis nanti akan diperluas menjadi 2.000 titik pada April 2025. Ditargetkan, pada Juli-Agustus 2025, pelaksanaan makan bergizi gratis telah diterapkan di 5.000 titik di seluruh Indonesia.
“Sedang disiapkan. (Persiapannya) siap jalan bertahap mulai 6 Januari (2025),” kata Dadan saat dikutip dari beritasatu.com, Jumat (27/12/2024).
Dalam penerapannya, Dadan mengatakan nantinya menu makanan akan berbeda-beda tergantung kemampuan wilayahnya. Dadan juga mengungkapkan adanya rencana penggantian jenis lauk sesuai kandungan gizinya.
Dadan menjelaskan, menu susu dapat diganti dengan telur atau ikan untuk memenuhi kebutuhan protein. Sedangkan kebutuhan kalsium anak-anak dapat dipenuhi melalui daun kelor.
“Di wilayah-wilayah yang sapi perah banyak, susu menjadi bagian makan bergizi. Di wilayah yang sulit sapi, proteinnya bisa diganti telur atau ikan. Kalsiumnya bisa salah satunya dari kelor,” jelas Dadan.
Kendati adanya perbedaan menu makanan, Dadan memastikan setiap porsi makanan mengandung gizi yang sama.
“Menu makan bergizi gratis bervariasi tergantung daerah, yang jadi pegangan adalah pertama kalori tiap jenjang dan kedua komposisi gizi,” tegas Dadan.







