• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home MEGAPOLITAN

Berawal dari Makanan, Pegawai yang Dianiaya Anak Bos Toko Roti Beber Kronologis Kekerasan Fisik yang Dialaminya

admin by admin
Desember 17, 2024
in MEGAPOLITAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Berawal dari Makanan, Pegawai yang Dianiaya Anak Bos Toko Roti Beber Kronologis Kekerasan Fisik yang Dialaminya

Pegawai toko roti, Dwi Ayu Darmawati menceritakan kekerasan fisik oleh anak pemilik toko di Komisi III DPR, gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12). Foto: beritasatu.com

343
SHARES
3.4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Kasus yang menimpa Dwi Ayu Darmawati yang merupakan pegawai toko roti di kawasan Jakarta Timur adalah contoh serius dari kekerasan di tempat kerja yang patut menjadi perhatian publik dan pihak berwenang.

Saat rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi III DPR, gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (17/12/2024), Dwi menceritakan kejadian dirinya mengalami kekerasan fisik dan penganiayaan oleh anak bos toko roti di tempat dirinya bekerja dimana kejadian tersebut terjadi pada 17 Oktober 2024 pukul 21.00 WIB.

Awalnya, Dwi menolak permintaan pelaku (anak bos toko roti) untuk mengantar makanan ke kamar pribadi, karena bukan bagian dari tugasnya.

“Si pelaku dari luar masuk ke dalam toko, terus duduk di sofa, terus dia mesan GoFood. Setelah orang GoFood-nya datang, di situ dia nyuruh saya nganterin makanannya ke kamar pribadinya. Terus di situ saya menolak, karena di situ bukan tugas saya juga, makanya saya menolak,” tutur Dwi.

BACA JUGA :  Fadli Zon: Paspampres Harusnya Jadi Pasukan Paling Disiplin, Bukan Malah Jadi Ancaman

Penolakan tersebut rupanya memicu kemarahan pelaku, yang kemudian melakukan aksi kekerasan dengan melemparkan berbagai barang seperti patung, mesin EDC, kursi, hingga loyang kue, yang menyebabkan luka berdarah di kepala korban yakni Dwi.

Untungnya, Dwi ditarik adik pelaku ke luar. Hanya saja, tas dan hand phone Dwi tertinggal di dalam ruangan di mana pelaku masih ada.

Ketika Dwi kembali masuk ke ruangan untuk mengambil barang-barangnya, dia kembali mendapat serangan dari pelaku. Barang-barang seperti kursi dan loyang kue dilemparkan hingga mengenai kepala Dwi, mengakibatkan luka berdarah.

“Saya kabur ke belakang, ke area oven, tapi tetap dilempari barang-barang. Akhirnya kepala saya kena loyang kue sampai berdarah,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hanya karena Kepala Terkena Bola, Guru di Sukabumi Cekik dan Jambak Siswa SD

Setelah insiden, Dwi bersama keluarga melaporkan kejadian ke beberapa kantor polisi (Polsek Cakung dan Polsek Rawamangun), namun tidak dapat diproses karena permasalahan yurisdiksi.

Akhirnya, kasus ini ditangani di Polres Jakarta Timur, Jatinegara, dan Dwi langsung menjalani visum sebagai bukti hukum. Akhirnya disuruh ke polres di Jatinegara, di Jakarta Timur,” pungkas Dwi.

Kasus seperti ini mencerminkan pentingnya memastikan perlindungan pekerja dan mendorong pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku kekerasan, siapapun status sosial atau keluarganya. Ini juga menjadi momentum bagi DPR untuk memperkuat regulasi perlindungan tenaga kerja dari kekerasan di lingkungan kerja. Demikian dikutip dari beritasatu.com.

Tags: Kasus PenganiayaanKomisi III DPR RIkorban penganiayaanpenganiayaanPenganiayaan Pegawai Toko Roti
Previous Post

Disdikbud Tangsel Tegaskan Sekolah Hanya Boleh Study Tour di Wilayah Banten

Next Post

Diduga Korupsi Dana CSR, KPK Geledah Kantor Bank Indonesia

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Diduga Korupsi Dana CSR, KPK Geledah Kantor Bank Indonesia

Diduga Korupsi Dana CSR, KPK Geledah Kantor Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com