• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Viral Uji Laboratorium Skincare ‘Dokter Detektif’ di Media Sosial, Uya Kuya: BPOM Jangan Diam Saja!

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Oktober 30, 2024
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Viral Uji Laboratorium Skincare ‘Dokter Detektif’ di Media Sosial, Uya Kuya: BPOM Jangan Diam Saja!
7.5k
SHARES
8.6k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) segera bertindak menyikapi maraknya content creator media sosial yang melakukan uji laboratorium skincare.

Dunia media sosial saat ini tengah viral munculnya sosok Dokter Detektif (Doktif) yang gemar membuat konten mengenai uji laboratorium mandiri terhadap beberapa merek skincare.

Sosok Doktif tersebut melakukan hal ini untuk mengecek jumlah persentase kandungan bahan tertentu yang ada pada produk skincare.

Menurut Uya Kuya, BPOM jangan diam saja dan harus segera bertindak untuk mengungkap validitas uji laboratorium yang dilakukan. Hal itu agar kepercayaan publik, terutama terhadap produk skincare lokal, dapat dijaga.

“Kita hargai mereka ini adalah sebagai kontrol publik terhadap kebijakan publik yang ada. Jadi, peran serta masyarakat dalam mengontrol kebijakan publik. Jadi sah-sah aja membantu pemerintah. Tapi kalau ini juga tidak ditanggapi secara serius oleh BPOM, akhirnya ini akan menjadi bola liar,” ujar Uya Kuya saat rapat dengar pendapat Komisi IX DPR RI dengan Kepala BPOM, Selasa (29/10/2024). Dilansir RRI.

BACA JUGA :  Kampus UII Lakukan Pelacakan Dosen yang Hilang Usai Sepulang dari Norwegia

Uya Kuya yang juga dikenal sebagai presenter dan komedian menilai fenomena di media sosial saat ini adalah semacam balas membalas review. Menurutnya, BPOM perlu segera memanggil beberapa content creator yang membuat konten uji laboratorium mandiri ini.

Hal ini diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar. Sebab dengan adanya review terkait kandungan berbahaya seperti mercury dan hydroquinone ini juga berpengaruh pada kepercayaan publik terhadap merek skincare lokal.

“Intinya menurut saya BPOM harus segera memanggil orang-orang ini, dudukkan dan tanya uji lab mereka itu benar-benar seperti apa? Apakah invalid, apakah memang valid? Kalau ternyata invalid tegur mereka. Karena ini berbahaya terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk skincare,” tegasnya.

BACA JUGA :  BMKG Peringatkan Karhutla di 6 Provinsi hingga 24 Oktober, 478 Titik Panas Terdeteksi

Apabila kemudian ternyata hasil uji laboratorium terhadap produk skincare tersebut benar mengandung bahan berbahaya atau tidak sesuai (over claim), Uya menekankan BPOM harus memberikan sanksi secara tegas terhadap produsen maupun brand skincare tersebut.

Pasalnya, hal tersebut berbahaya bagi masyarakat sebagai konsumen. Apabila sebaliknya, uji lab mandiri yang dilakukan ternyata invalid, maka konten yang mereka buat perlu mendapat teguran karena telah meresahkan masyarakat.

“Coba panggil itu doktif, dokter richard atau siapa, coba. Mereka bisa mempertanggungjawabkan nggak apa hasil uji lab mandiri mereka? Kalau ternyata yang mereka katakan benar bahwa ternyata ini overclaim atau mengandung zat berbahaya, berarti pabriknya atau produsennya harus ditegur, harus dikasih hukuman atau ditutup,” tuturnya.

BACA JUGA :  DISWAY: Sampai Kapan

Uya menyebut dirinya merasa khawatir karena di media sosial saat ini seperti saling ‘perang’ review dan uji laboratorium mandiri. Hal ini juga mengarah pada kekhawatiran adanya kecenderungan persaingan bisnis yang tidak sehat.

Apabila bola liar ini dibiarkan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap merek skincare lokal akan turun dan ini menjadi celah bagi merek dari luar untuk masuk ke Indonesia.

“Kita perlu tanya uji lab mereka itu verified nggak? Standar atau nggak? Supaya tidak jadi bola liar. Jadi kasihan juga nih produk-produk skincare kita. Jadi akhirnya enggak percaya orang, akhirnya pakai produk dari luar negeri,” tutup legislator PAN dari Dapil DKI Jakarta II itu.

Tags: BPOMUya Kuya
Previous Post

Napoli Bekuk AC Milan, Ini Hasil Lengkap Liga Italia Pekan ke-10

Next Post

Eks Mendag Thomas Lembong Resmi jadi Tersangka Korupsi Impor Gula

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Eks Mendag Thomas Lembong Resmi jadi Tersangka Korupsi Impor Gula

Eks Mendag Thomas Lembong Resmi jadi Tersangka Korupsi Impor Gula

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com