• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Bus Bukan

admin by admin
Agustus 16, 2024
in NEWS, OPINI
Reading Time: 3min read
disway bus bukan

Penampakan Autonomous Rail Rapid Transit di IKN dan Zhuzhou, Tiongkok. Foto: Disway

92
SHARES
6.8k
VIEWS

ANDA boleh menyebutkannya kereta. Boleh juga bus. Bahkan bus gandeng.

Nama resminya sendiri, di tempat lahirnya, amat panjang: Autonomous Rail Rapid Transit. Nama itu disingkat dengan singkatan yang juga tidak terlalu nyambung: ART.

Itulah kereta bus yang akan jadi ikon di IKN –ibu kota Nusantara. Anda sudah melihat fotonya. Juga videonya. Yakni saat barang itu dicoba di IKN seminggu terakhir.

Sesuai dengan KTP-nya ”barang” itu lahir di kota mana lagi kalau bukan di Tiongkok. Nama kotanya: Zhuzhou (株洲). Di daerah selatan Tiongkok. Di provinsi Hunan –antara Wuhan dan Guangzhou.

Zhuzhou kota nomor dua di provinsi itu. Sekitar satu jam lewat jalan tol dari Changsha ibu kota Hunan. Ini kota kabupaten tapi besarnya jauh melebihi Bandung atau Surabaya –apalagi kekuatan ekonominya.

Bagaimana sebuah penemuan baru bisa lahir di sebuah kabupaten nun di pedalaman? Yang jauhnya sekitar 2.000 km dari Beijing?

Wilayah pedalaman di Tiongkok memang punya kiat sendiri-sendiri untuk memajukan ekonomi. Saya sering ke daerah tetangga Zhuzhou. Si kabupaten tetangga itu punya kiat yang tak terbayangkan oleh para bupati di Indonesia.

Ia sadar kabupatennya jauh sekali dari pelabuhan. Jauh dari Shanghai. Jauh dari Shenzhen. Jauh dari Hong Kong. Daerah itu nun di pedalaman. Tidak mungkin ada investor yang mau tanam modal di situ.

BACA JUGA :  Diterjang Banjir, Warga Komplek Inhutani Ciputat Keluhkan Tak Ada Resapan Air

Ternyata ada. Banyak. Dari banyak negara. Salah satunya dari Indonesia. Tentu saya kenal baik dengannya.

Saya pun bertanya: mengapa mau bikin pabrik di daerah sepedalaman itu. Bagaimana ia bisa ekspor ke Indonesia. Bukankah harus mengangkut produknya pakai truk ribuan kilometer ke arah pelabuhan internasional? Atau harus diangkut pakai kereta api selama dua hari ke pelabuhan yang mana pun?

Inilah jawabnya: pemda kabupaten setempat menanggung biaya transportasi barangnya dari stasiun kereta api terdekat ke pelabuhan nun jauh di pantai.

Dan itu bukan hanya janji. Sudah jalan. Pabriknya sudah beroperasi. Sudah ekspor ke Indonesia. Barang dari pabriknya yang di Tiongkok itu jadi bahan baku untuk pabriknya yang di Indonesia.

Zhuzhou pun melakukan banyak tawaran fasilitas mirip itu. Sampai-sampai perusahaan raksasa Tiongkok, CRRC, mau bikin pabrik di Zhuzhou. Besar sekali. Kemampuan risetnya juga besar. Salah satunya meriset kendaraan massal dalam kota yang lebih fleksibel.

Lahirlah bus gandeng yang bukan bus. Atau kereta yang bukan kereta. Desain dalamnya seperti kereta bawah tanah. Teknologi gandengan antar gerbongnya seperti kereta bawah tanah. Ada yang gandeng tiga, ada pula yang gandeng lima.

BACA JUGA :  DISWAY: Iqro Jimmy

Barang itu tidak bisa disebut kereta karena rodanya ban karet. Tidak bisa disebut bus karena memang bukan bus. Yang gandeng tiga bisa memuat 90 sampai 300 orang. Yang lima gandeng bisa untuk 150 sampai 500 orang.

Kelebihannya: tidak harus di bawah tanah. Juga tidak perlu pakai rel baja. Barang itu berjalan sesuai dengan penunjuk jalan yang digambar di atas aspal. Bentuknya garis-garis. Penanda itulah yang dibaca oleh pemindai.

Di Zhuzhou sendiri sudah diuji secara detail. Tahun 2018 sudah resmi mulai dipakai. Setelah dievaluasi hasilnya baik. Lalu jalurnya pun ditambah. Tidak hanya jalur timur-barat, juga utara selatan. Rute 1 dari ujung timur kota ke ujung barat. Rute 2 dari pinggir utara kota ke pinggir selatan.

Malaysia sudah lama serius akan menggunakannya. Batal. Setelah diseriusi ternyata malah bikin macet. Terutama karena lebar badan jalan yang diperlukan hampir separo jalan sendiri.

Sudah lima kota di lima negara yang serius menjajaki akan menggunakan barang itu. Tapi baru IKN yang akan difungsikan dalam waktu dekat, mulai hari-hari ini.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Pastikan Ruben Onsu Hadiri Mediasi Gugatan Hak Asuh Anak Besok

Rasanya IKN memang tepat sebagai kota pertama yang mengoperasikannya di luar Zhuzhou. Belum ada jenis angkutan umum lainnya di IKN. Jalan rayanya juga baru. Badan jalannya maupun aspalnya. Masih sepi. Aspalnya bisa digambari apa saja selain gambar kepala banteng.

Hasilnya: semoga lancar.

”T e r l a l u” –sambil membayangkan wajah muda Rhoma Irama– kalau ada yang mendoakan agar barang itu mogok.

Sama ”t e r l a l u n y a” dengan yang mendoakan agar tanggal 17 Agustus itu IKN diguyur hujan. Tanpa Anda doakan pun potensi hujan memang besar. Ini bulan Agustus –musim hujan di Kaltim. Bukalah ramalan cuaca di Google. Balikpapan sangat mendung sepanjang hari itu. Tapi IKN bukan Balikpapan –meski bandaranya, untuk sementara, ikut Balikpapan.

Kota Zhuzhou belakangan kian penting. Persilangan kereta cepat (Whoosh-nya Tiongkok) ada di kota ini. Yakni persilangan kereta jarak jauh Beijing ke Guangzhou, dari utara ke selatan. Juga persilangan dari timur ke barat, dari Shanghai ke Kunming.

Kian banyak foto-foto terbaru IKN viral di dunia maya. Saya termasuk yang bangga melihatnya –mungkin karena justru tidak melihatnya dari dekat.(Dahlan Iskan)

Artikel ini sudah terbit di portal Disway.id

Tags: dahlan iskandiswayopini
Previous Post

Menyimak Empat Poin Penting terkait Kasus Paskibraka Dilarang Pakai Hijab

Next Post

Pilkada Banten, KPU Tetapkan 8.925.888 Pemilih

Related Posts

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara
DAERAH

Usai Video Hadang Mahasiswa Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Akhirnya Buka Suara

Oktober 21, 2026
2.4k
Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut
ADVERTORIAL

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Oktober 21, 2026
2.5k
BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
NASIONAL

BMKG Gunakan Dry Ice untuk Urai Kabut Asap Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Oktober 21, 2026
2.4k
cuaca panas
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini 21 Oktober 2026: Suhu Tembus 35 Derajat

Oktober 21, 2026
2.4k
Pengaruh Struktur Modal pada Nilai Perusahaan, Biaya Modal dan Harga Pasar
MOTIVASI & INSPIRASI

7 Cara Melunasi Utang Lebih Cepat Tanpa Mengorbankan Kebutuhan Sehari-hari

Oktober 20, 2026
2.4k
Agnez Mo Main Film Bareng Nicolas Cage, Syuting Dimulai November 2026
SELEBRITI

Agnez Mo Main Film Bareng Nicolas Cage, Syuting Dimulai November 2026

Oktober 20, 2026
2.4k
Next Post
Pilkada Banten, KPU Tetapkan 8.925.888 Pemilih

Pilkada Banten, KPU Tetapkan 8.925.888 Pemilih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com