• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NEWS

Hujan IKN

admin by admin
Agustus 12, 2024
in NEWS
Reading Time: 2min read
Hujan IKN

Desainer atau perancang Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN), Nyoman Nuarta angkat bicara soal kritik Istana Presiden yang dianggap bernuansa mistis.-dok disway-

82
SHARES
183
VIEWS

Oleh: Dahlan Iskan

Benar sekali. Harus ada rekayasa cuaca. Pawang hujan tidak akan mempan di sana. Di IKN.

Kalau sampai tanggal 17 Agustus 2024 pagi turun hujan di sana, saya sulit membayangkannya. Semoga tidak turun hujan hari itu.

Agustus adalah bulan hujan di Kaltim. Hujannya tidak hanya sore-sore –seperti lagu Ambon– di Kaltim. Saya ingat saat bertahun-tahun tinggal di Kaltim: sering hujan pada pukul lima subuh. Atau pukul enam. Tujuh. Delapan. Kadang hampir sehari penuh.

Waktu itu saya masih muda. Disiplin kepegawaian belum seperti sekarang. Disiplin di sekolah juga masih sangat longgar. Kalau hujan jam segitu maka rezeki besar bagi anak muda: memperpanjang masa meringkuk di tempat tidur!

Kantor-kantor sepi. Sekolah praktis libur. Apalagi kalau bersamaan dengan pasang purnama. Parit-parit penuh air. Melimpah ke jalan.

Setiap bulan purnama air laut pasang sangat tinggi. Menahan air Sungai Mahakam masuk ke laut. Air Sungai Mahakam justru seperti dibalikkan ke hulu. Masuk ke parit-parit kota Samarinda. Meluap ke jalan-jalan raya.

BACA JUGA :  Disway: Matahari Kembar

Tentu di IKN tidak akan terkena pasang purnama. Daratannya lebih tinggi daripada Kota Samarinda –atau pun Kota Tenggarong. IKN seperti Balikpapan: berbukit-bukit kecil.

Tapi hujan pagi bisa membuat lumpur terbawa roda ke mana-mana. IKN kan belum sepenuhnya jadi. Lumpur proyek terbawa ke lokasi upacara. Lumpur itu bisa mengotori jalan-jalan menuju ke Istana Garuda.

Tanah di sana lengket sekali –di musim hujan. Termasuk lengket ke ban mobil. Terbawa ke jalan raya. Juga lengket di sepatu.

Maka yang terbaik adalah jangan sampai turun hujan. Bahkan sejak sehari sebelumnya. Di saat di Jawa petani kesulitan hujan, di Kaltim, di bulan Agustus terlalu banyak hujan.

BACA JUGA :  Selidiki Dugaan Korupsi Pegawai yang Terlibat Pungli di Rutan, KPK: Masih Tahap Penyelesaian Administrasi

Kala itu di saat hujan deras pagi-pagi turun di Kaltim saya tahu semua kantor sepi. Saya, sebagai wartawan muda, tahu itu. Tapi tetap harus mencari sumber berita. Naik sepeda pancal. Keliling kota. Dari kantor ke kantor di lingkungan Pemda. Di musim seperti itu lebih sulit mencari berita.

Sahabat Disway di Balikpapan melaporkan: sudah lebih seminggu terakhir ini tiap hari diguyur hujan. Salah satu yang sangat deras terjadi Jumat kemarin. Balikpapan sampai banjir. Tanah longsor. Genangan di mana-mana. Jalan-jalan macet.

Ada baiknya hujan sudah turun berturut seminggu terakhir. Siapa tahu tepat tanggal 17 Agustus banyu langitnya sudah habis.

Upacara peringatan hari kemerdekaan yang pertama di Ibu Kota Nusantara tentu tidak boleh terganggu oleh hujan. Apalagi deras. Di pagi hari. Segala upaya harus dilakukan. Persiapan upacara itu sudah menguras tenaga, pikiran dan biaya. Jangan sampai terganggu hanya karena hujan.

BACA JUGA :  Tersandung Kasus Narkoba, Aktor Epy Kusnandar Diringkus Polisi

Sebaiknya jangan hanya tanggal 17 Agustus tidak hujan. Kalau bisa sejak dua hari sebelumnya. Agar tanah relatif sudah agak kering. Asal jangan terlalu kering: berdebu. Akan banyak sekali mobil melaju ke arah IKN. Akan banyak sekali debu beterbangan.

Tentu bukan faktor hujan itu yang membuat PDI-Perjuangan punya rencana sendiri: ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, diinginkan agar pilih menghadiri upacara 17 Agustus di sekolah partai di Kebagusan, Jaksel.

Berarti Megawati akan absen di acara kenegaraan itu –seperti yang dia lakukan selama Susilo Bambang Yudhoyono menjabat sebagai presiden dua periode.

Mungkin Asosiasi Pawang Hujan Nusantara –belum ada singkatannya– punya usul memindahkan hujan IKN ke Jakarta –agar politik ibu kota sedikit reda. (Dahlan Iskan)

Tags: disway
Previous Post

Mundur dari Golkar, Jusuf Hamka Ungkap Tiga Alasan Utamanya

Next Post

Jusuf Hamka Sebut Ada Sesuatu yang Buat Airlangga Mundur dari Ketum Golkar

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Jusuf Hamka Sebut Ada Sesuatu yang Buat Airlangga Mundur dari Ketum Golkar

Jusuf Hamka Sebut Ada Sesuatu yang Buat Airlangga Mundur dari Ketum Golkar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com