TANGSELXPRESS– Komunitas UMKM MUI Tangsel menggelar kegiatan sunatan massal di Gedung MI Yasiska Kedaung Pamulang, Minggu (7/7).
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Komunitas UMKM MUI Tangsel, Zaenal Muttaqin mengatakan sunatan massal ini merupakan kegiatan sosial kali pertama yang dilakukan komunitas yang dipimpinnya. Pelaksanaannya diakui Zaenal dilakukan tanpa persiapan yang panjang.
“Untuk kegiatan sosial seperti sunatan massal ini merupakan pertama kalinya, dan perencanaannya dadakan hanya sekitar dua minggu. Alhamdulillah bisa terlaksana dan lancar. Sebelumnya kita hanya rutin mengadakan kajian-kajian yang diikuti oleh para anggota,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan ada 50 anak yang mengikuti sunatan massal, mereka berasal dari Kota Tangsel dan sekitarnya.
“Alhamdulillah hari ini ada sekitar 50 anak yang mengikuti sunatan massal, dengan batas usia maksimal 12 tahun,” ungkapnya.

Komunitas UMKM MUI Tangsel berharap dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan perkembangan UMKM di Tangsel.
“Mudah-mudahan kedepannya akan lebih banyak lagi program-program yang dapat terlaksana,” imbuhnya.
Senada dengan itu, M. Toha selaku Ketua Panitia Sunatan Massal menuturkan, awalnya ia mendapat kabar dari salah satu dokter di Tangsel yang ingin melaksanakan sunatan massal.
“Kebetulan setelah Lebaran, Komunitas UMKM MUI Tangsel belum ada kegiatan, sehingga saya mencoba berkoordinasi dengan ketua, akhirnya sepakat untuk mengadakan kegiatan ini,” tuturnya.
Awalnya dokter menargetkan 30 peserta, akan tetapi karena banyaknya pendaftar maka dibatasi 50 peserta.
“Pada awal kita buka pendaftaran, jumlahnya hanya sedikit. Tapi sekitar seminggu malah melebihi target yang diinginkan oleh dokter, sehingga kita batasi sampai 50 peserta,” ucapnya.
Karena target peserta sudah terpenuhi, tugas mereka kemudian mencari para donatur.
“Para pengurus dan anggota pun bekerjasama untuk mencari donatur, dan alhamdulilah kita mendapatkan donatur dan sponsor untuk kegiatan ini,” tandasnya.
Dalam kegiatan itu, enam dokter utama dibantu oleh 27 mahasiswa kedokteran dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan lima dokter spesialis dari Fatmawati sebagai tenaga pendukung.
Sebagai informasi, ada sekitar 200 UMKM yang tergabung dalam Komunitas UMKM MUI Tangsel ini.







