TANGSELXPRESS – Festival Musik Lentera 2024 yang diadakan di Tangerang berakhir ricuh. Hal ini terjadi lantaran Guyon Waton dan NDX AKA tidak jadi tampil.
Penonton pun sontak dibuat kecewa yang berimbas pada bakar panggung hingga alat musik. Melihat hal tersebut, drummer Pas Band, Sandy ikut angkat suara.
“Miris melihat kelakuan penonton yang asal hancurkan alat-alat di tragedi Lentera Fest Tangerang. Pihak EO yang berulah tetapi vendor alat, panggung, sound system jadi sasaran mereka,” kata Sandy Pas Band dikutip dari Instagram miliknya, Selasa (25/6/2024).
Sandy Pas Band merasa sedih kerusuhan kembali terjadi di ajang festival musik. Terlebih, kerusuhan terjadi akibat kesalahan dari pihak penyelenggara.
“Event konser musik karena ulah EO, sudah nggak dibayar sewanya eh dirusak penonton. Bro, itu drum salahnya apa sama kalian kok dirusak?” tegasnya lagi.
Menurutnya, dalam penyelenggaraan sebuah festival musik, aturan paling utama adalah pelunasan pembayaran kepada pengisi acara, sebelum festival dimulai.
“Makanya penting aturan pembayaran harus lunas sebelum berangkat ke venue buat semua vendor termasuk artis,” tuturnya.
Ia mengaku Pas Band pernah mengalami hal serupa seperti kejadian festival musik di Tangerang. Bahkan, Pas Band pernah dibayar dengan mobil panitia.
“@pasband.id pernah beberapa kali dibohongi sama EO, karena terlalu baik dan terlalu percaya. Dibayar sama semua panitia EO pakai hand phone pernah, dibayar pakai mobil panitia juga pernah,” tukasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, panggung festival musik Lentera Festival 2024 di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (23/6/2024) sempat rusuh dengan aksi pembakaran panggung oleh penonton.
Penonton marah karena bintang tamu seperti Guyon Waton dan NDX AKA yang mereka tunggu tidak kunjung muncul.







